Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Maret 2019

Ayo jaga laut. Itu PENTING!!

Indonesia mempunyai lautan seluas 3.257.483 km. 71 % wilayah Indonesia adalah laut. Indonesia juga menjadi penyuplai 10 % perikanan di dunia karena kekayaan lautnya yang melimpah. Bahkan keindahan bawah laut yang dimiliki negara kita terkenal hingga seluruh penjuru dunia bak surga duniawi. Menurut World Resource Institute, Indonesia memiliki keanekaragaman terumbu karang tertinggi di dunia. Lihat saja Raja Ampat, Gili Trawangan, dan lainnya. yang memiliki pesona dan keindahan masing-masing. Sayangnya, laut kita sudah tercemar. Hanya tersisa 13 % lautan di dunia yang belum tersentuh manusia. Air Laut Indonesia juga sudah 70% tercemar oleh sampah plastik. 
Masih ingat video viral wisatawan mancanegara yang memperlihatkan kondisi perairan di Nusa Penida, Bali yang tercemar dengan sampah-sampah plastik di tahun 2018? Lalu, disusul penemuan bangkai paus Sperma di perairan Pulau Kapota, Wakatobi, Sulawesi Tenggara dengan 5.9 kg sampah plastik dalam perutnya. Inilah gambaran laut kita saat ini. Miris bukan ?

 
Bangkai paus Sperma di perairan Pulau Kapota, Wakatobi
 
Sampah plastik dapat mengakibatkan kematian pada hewan-hewan laut dan mematikan terumbu karang karena menghalangi masuknya sinar matahari, sehingga fotosintesa tidak terjadi. Pemulihan terumbu karang terbilang cukup lama. Dalam kurun waktu tiga tahun, terumbu karang hanya tumbuh sepanjang 3 cm saja.
Seiring waktu, lembaran plastik akan terurai dalam ukuran hingga <5 mm a.k.a mikroplastik. Fakta yang dipaparkan Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2O LIPI) menyebut mikroplastik dalam air laut Indonesia telah mencapai 30-960 partikel per liternya. Mikroplastik tidak hanya membunuh biota laut. Dalam jangka panjang, manusia juga akan terdampak karena mengkonsumsi ikan dan produk laut lainnya. 
 Seorang diver yang menyelam diantara sampah di perairan pantai Manado, Sulawesi Utara

Lantas apa yang bisa kita perbuat?
Pertama, menumbuhkan rasa cinta terhadap laut. Jika perasaan itu sudah tumbuh, tentu kita akan berupaya untuk menjaganya dengan segenap hati. Misal, jika kita punya barang berharga pemberian dari orang terkasih, pasti kita akan berupaya bagaimana biar tidak rusak. Hal yang sama pun berlaku.
Kedua, menjadi generasi yang ramah lingkungan dengan bergabung atau menginisiasi komunitas pencinta laut/lingkungan. Galakkan kegiatan untuk mengurangi jumlah sampah, lakukan penanaman bakau, dan lain-lain.
Ketiga, mainkan social media-mu sebagai media sosialisasi dan promosi dalam menjaga kelestarian laut. Kita bisa mulai dari hal kecil. Dengan mem-posting sesuatu yang berkaitan dengan etika lingkungan, misal membuang sampah, kampanye gerakan pengurangan penggunaan plastik, dan banyak lagi. Aktivitas ini bisa mempengaruhi generasi muda lainnya, lebih powerful dan impactful dari gerakan lainnya, apalagi yang jumlah followers-nya banyak.
Selain itu para pengunjung dan wisatawan harus menuruti instruksi safety diving guna melestarikan terumbu karang. Keindahan terumbu karang sering menimbulkan keinginan pengunjung untuk memegangnya dengan tangan. Padahal, ini tidak diperbolehkan karena dapat meningkatkan potensi kematian terumbu karang.
Selanjutnya saat snorkeling, biasanya penyelam secara sadar atau tidak menabrak karang dengan sepatu katak yang digunakan. Selain menabrak, kebiasaan buruk yang dilakukan pengunjung adalah menginjak karang dengan fin demi foto-foto bagus. Padahal kayuhan kaki yang memakai fin dapat membuat terumbu karang mati.
Ingat ya guys, kewajiban melestarikan alam termasuk laut adalah tanggung jawab KITA SEMUA. Tidak adil rasanya membebankan seluruh tugas melestarikan laut hanya pada satu kelompok saja padahal kita semua turut menikmati dan merasakan manfaatkannya. Tularkan virus kebaikan ini pada keluarga, teman untuk kemudian ditularkan juga pada orang lain.

Sabtu, 12 Januari 2019

Tampil cantik dengan kosmetik yang aman


CANTIK adalah dambaan setiap wanita. Oleh karena itu, setiap dari mereka ingin tampil cantik dan sempurna di hadapan publik. Tapi bagaimana cara setiap wanita mendefinisikan arti cantik itu yang tidak kita tahu. Tidak ada indikator yang jelas yang dapat digunakan sebagai tolak ukur sebuah kecantikan. Apakah itu dilihat dari kondisi fisik, kesehatan, kecerdasan, ataupun perilaku. Sehingga banyak yang mengatakan bahwa kecantikan itu relatif. Untuk mengartikannya, tergantung dari cara pandang dan pikir kita masing-masing orang yang menilainya. Atau dapat kita katakan bersifat subjektif.

Pada tahun 2017, sebuah lembaga riset Stigma Research melakukan riset terhadap 1200 responden untuk menilai dan mendefinisikan arti cantik menurut mereka yang dibagi kedalam 3 kategori, yakni beauty, brain, dan behaviour. Hasilnya, mayoritas responden mengatakan bahwa cantik di definisikan sebagai tampilan fisik. 

Personally, I am not surprised by these results. Predictible.

Don't judge a book by its cover. Kalimat tersebut tidak asing terdengar di telinga kita? Kalimat itu mengisyaratkan kita untuk tidak memandang sesuatu berdasarkan fisiknya.

Tapi, bagaimana yang sebenarnya?

Sebagian besar orang melihat sesuatu itu by its cover, right?  Alamiah sekali bukan? Kayak lagunya RAN, Dari mata turun ke hati bibir. Dan kemudian bibir itu berkomentar atas apa yang dilihat dan dipikirkan. Entah itu positif atau negatif.

Tampilan fisik itu juga penting. Meski ada hal yang lebih penting lagi dari sisi tersebut

Tampilan fisik adalah kesan pertama yang tangkap oleh sepasang bola mata kita yang kemudian masuk dan simpan dalam ingatan di otak. Putih, tinggi, wajah mulus, kulit halus, mata lentik, alis tebal, dan lain sebagainya. Termasuk didalamnya kesehatan dan kebersihan tubuh.

Lalu, barulah diikuti oleh sisi perilaku ketika seseorang mengenalnya, dan terakhir adalah sisi kecerdasan dan prestasi atas apa yang dicapai.

Persepsi seseorang mengenai arti cantik juga tidak lepas dari banyaknya promosi dan iklan produk-produk kosmetik yang beredar luas dalam berbagai media, baik itu media massa ataupun media sosial. Dengan konsep sedemikian rupa produsen mampu menarik konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan dengan berbagai kegunaan yang menjanjikan. Bahkan tidak tanggung-tanggung, produsen menggandeng artis berparas jelita nan rupawan, yang memiliki senyum menawan, dan tubuh yang indah untuk menjual produk tersebut. Sehingga konsumen secara tidak langsung terbuai pada iklan dan akhirnya menggunakan produk tersebut.

Sebelumnya kita harus tahu dulu apa itu kosmetik dan kegunaannya? Sebagian besar dari kita pasti mengira kalau kosmestik terdiri dari bedak, lipstik, atau makeup dan skin care yang sering kita gunakan. Padahal, kosmetik itu sendiri lebih luas dari pada itu.

Menurut Permenkes No. 445 tahun 1998, Kosmestika adalah bahan atau campuran bahan untuk digosokkan, dilekatkan, dituangkan, dipercikkan, atau disemprotkan pada, dimasukkan dalam, dipergunakan pada badan atau bagian badan manusia dengan maksud untuk :
  1. Membersihkan, misalnya sabun, sampo, pasta gigi
  2. Mewangikan, misalnya parfum, eau de cologne, eau de toilette, eau de parfum
  3. Mengubah penampilan, misalnya lipstick, pewarna rambut
  4. Memperbaiki bau badan, misalnya deodorant, antiperspiran
  5. Dan yang terakhir untuk melindungi dan memelihara tubuh dalam kondisi baik seperti pelembab, sunblock, lotion.
Dan perlu diketahui juga bahwa kosmetika tidak diperuntukkan untuk mengobati ataupun menyembuhkan penyakit. Ingat ya!

Next, bermacam-macam jenis make-up dan skin care dapat di peroleh dengan mudah tapi sayangnya belum tentu aman. Sekarang ini banyak sekali di temukan produk-produk kosmetik yang illegal dan berbahaya. Sebagai konsumen kita mesti cerdas dalam memilih produk-produk yang ditawarkan oleh produsen. Jangan mudah terpengaruh dan percaya pada iklan. Semua iklan pasti akan memberikan kesan yang terbaik untuk produknya. Dengan Cek KLIK, belanja produk kosmetik dan kecantikan akan lebih mudah dan aman.


Cek 
K = Kemasan
L = Label
I  = Izin edar berupa notifikasi, ditandai dengan kode N diikuti 1 huruf dan 11 digit angka.  
Bisa juga cek disini atau lihat di aplikasi Cek BPOM yang dapat di download di app sore atau play store.
K = Kadaluarsa

Selain itu pastikan bahwa produk yang akan kamu gunakan halal dan cocok dengan jenis kulitmu. Cara memastikannya cukup mudah. Gunakan terlebih dahulu kosmetik pada area belakang telinga atau dibagian dalam siku, apabila tidak ada reaksi maka produk tersebut aman digunakan. So simple. Dan terakhir jangan lupa di beli di toko/ gerai resmi :).

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kecantikan fisik bukanlah segalanya. Berusaha menjadi cantik itu manusiawi. Tapi berusaha menjadi manusia yang lebih baik itu lebih menarik. By maintaining your inner and spiritual beauty, it will be reflected on your face.

Puasa pertama

 Assalamualaikum... Apa kabar temen2 semuanyaa, semoga selalu sehat dan baik-baik saja dimana pun berada .. Alhamdulillah sebentar lagi, kit...