Tampilkan postingan dengan label Personal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Personal. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Mei 2019

Real vacation #FKMSeru

Akhirnya semua kecawaan atas segala planning yang telah lama dibuat menjadi kenyataan. Setelah berkali-kali gagal dan beberapa purnama terlewati, tepat di tanggal 4 Mei 2019, proker vacation bersama #FKMSeru terwujud juga. #FKMSeru adalah jargon dari BEM KM FKM Unsri masa periode 2017-2018, dimana ini merupakan tempat belajar terakhir di BEM KM FKM setelah hampir kurang lebih 3 tahun. BEM KM FKM adalah keluarga, tempat belajar dan berbagi setelah mendapat title baru sebagai mahasiswi. Aku sungguh bersyukur karena telah menjadi bagian dari sini.

Kegiatan ini ditujukan untuk mempererat tali silaturahmi dan menuntaskan hal yang belum berakhir. Menurutku, kegiatan ini dilaksanakan pada waktu yang tepat. Sebelumnya tim panitia sendiri sempet pesimis kalo bemers yang hadir bakalan sedikit. Karena yang nge-list kehadiran itu dikit banget. Tapi nyatanya, semua diluar ekspektasi. Banyak banget, sampe harus ada bemers yang harus berdiri dan mpit-mpitan di bis yang telah dibooking sebelumnya. Bahkan ada juga rela bawa motor untuk nyiasati semua ini. But, no problem, yang penting kita happy.

Fyi, tim panitia itu dominan anak-anak angkatan 15 yang udah ga ambil mata kuliah (MK) dan lagi fokus ngerjain skripsweet♥. Sedangkan bemers lainnya itu terdiri dari mahasiswa angkatan 16 dan 17 yang lagi banyak-banyaknya jumlah KRS-nya. Jadi kebayangkan banyaknya MK yang bakal diujikan.

Ini musim ujian akhir, guys. Ujian akhir dimulai sejak kamis dan belum berakhir. Tapi mereka masih menyempatkan hadir untuk bertemu dan menuntaskan rindu yang telah lama mengepul. Baper ga sih? Tapi lebih dari semua itu, ini adalah cara anak-anak BEM FKM untuk refreshing dan sedikit melupakan segala kepenatan dan kejenuhan yang ada. Maklumlah ya, mereka sekarang ini lagi perang dengan buku-buku dan materi-materi dosen yang luar biasa banyak. Ditambah dinginnya udara malam yang menusuk karena begadang mempersiapkan ujian dihari sebelumnya (Jum'at). Walaupun sebenarnya perangnya belum berakhir dan masih akan dilanjutkan kembali di hari senin besoknya, tapi tetap perlu recovery dan nyiapin amunisi baru biar belajarnya makin semangat. Apalagi hari senin, kita umat muslim udah ngejalani puasa ramadhan.

Setelah ngaret 2 jam dari jadwal keberangkatan yang udah di tulis di roundown, jam 9 tepat kita langsung cus ke tempat tujuan kita. Ceritanya hari ini kita mau main basah-basahan. Jadi semua bemers udah dibilangin untuk bawak baju ganti. Tujuan kita adalah Jakabaring Sport Center. Jarak antara tempat tujuan kita dari Indralaya membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan tanpa macet. Akhirnya, sampelah kita ditempat tujuan.

Kita piknik di dekat danau. Setelah mencari posisi yang pas dan pastinya adem, kita bentang banner buat duduk, lalu lanjut ke acara pembukaan dan games. Selanjutnya kita bagi tim buat lanjut main air. Ada yang main banana boat, ada juga bola air gitu. Fasilitas air di Jakabaring Sport Center yang terbuka untuk umum ada 3 jenis. Yang pertama itu banana boat dengan tiket masuk sebesar 30K/ orang, bola air dengan tiket sebesar 25K/ orang, dan speedboat dengan harga sewa yang cukup fantastis, yakni sebesar 700K/ jam.
Disiang hari yang cukup terik kita semua main air, untungnya kulit kita ga mutung/terbakar. Disini semuanya keliatan pada bahagia banget. Nandain banget kalo kebanyakan dari kita kurang liburan dan butuh liburan😄.

Memasuki waktu zuhur, kami cukupkan kegiatan main air kami. Kami siap-siap untuk berganti baju, sholat dan makan bersama. Bukan kayak kondangan ya, kalo abis makan langsung pulang. Acara kita belum kelar, tetep lanjut. Kita lanjut lagi seru-seruan bareng bemers. Kita bagi tim lagi untuk main tebak gambar. You know games yang satu ini. Di games ini ada doorprize yang lumayan banget untuk anak kost. Voucher uang elektronik gitu. Sayangnya, kelompok masuk dalam tim yang kurang beruntung. Aaah, ya sudah lah.

Sesi terakhir ditutup dengan acara kesan & pesan serta foto bersama. Meskipun sedih, karena bakalan makin sulit buat kumpul dan ngobrol bareng lagi, tapi semoga kenangan hari ini selalu terukir di ingatan kita semua. Thanks to all of you, so I have fond memories to remember. Love you guys♥.



Kamis, 13 Desember 2018

5 keinginan yamg belum tercapai di tahun 2018

Menghitung hari
Detik demi detik
Masa kunanti apakan ada
Jalan cerita kisah yang panjang
Menghitung hari
*auto nyanyi lagu KD

Tidak terasa bukan, sebentar lagi waktu akan membawa kita kepada tahun dan harapan yang baru. Mengingat semua kenangan indah dan menghapus setiap kenangan yang membawa luka.

Tentu dalam 1 tahun belakangan ini, banyak hal yang sudah di lalui. Beberapa keinginan sudah terwujud dalam wujud nyata. Dan beberapa masih dalam bayangan. Dan inilah 5 keinginanku di tahun 2018 yang belum tercapai

1. Punya kamera sendiri
Namanya travelling tuh kan ga afdol kalo ga hunting foto atau minimal ootd gitu.Dari dulu pengen banget, kalo travelling dan taking a picture tuh pakek kamera asli, bukan kamera hp. Ga tau ya, aku ngerasa beda aja kalo pakek kamera asli. Lebih asik gitu. Apalagi punya pengalaman kalo travelling tuh, kondisi handphone kadang ga sesuai sama keadaan. Kadang sukak low bat kalo mau di pakek. Atau ga agak lola (loading lama) gitu, yang sukak bikin kehilangan momen.

2. ‎‎One month minimal baca 3 buku
Semua pasti tau, kalo buku adalah jendela dunia. Dan dengan membaca, kita bisa melihat dunia. Betul ? Yapps betul. Sekarang aku lagi melatih diriku untuk memiliki kebiasaan orang-orang hebat ini.

3. ‎Manage bisnis
Sebenernya sih udah ada bisnis kecil-kecilan yang lagi dirintis. Cerita awal kebentuknya sih buat coba-coba gitu. Sekalian nambah pengalaman. Tapi ya gitu, keuntungan ga sebanding sama yang didapet. Masalahnya ada di management sendiri yang masih belum rapi. Semoga di tahun ini dapat terwujud dan berjalan lancar.

4. ‎Proporsi badan ideal
Badan aku sebenernya udah ideal berdasarkan rumus BMI, BBI, dan BB normal. Tapi aku ngerasa proporsinya belum tepat, kalo misal ngukurnya lebih mendetail per massa air, massa lemak, atau  massa otot.

5. ‎Liburan bareng sekeluarga ke luar pulau
Wadauuu ini sulit banget coyy untuk terwujud. Orang tua aku itu punya kerjaan yang sulit buat punya waktu libur panjang. Untuk cuti kerja pun dibatesin. Doanya sih semoga di 2019 tetep bisa liburan bareng sekeluarga meskipun menjelajahi pulau sumatra.

Rabu, 12 Desember 2018

Pernyesalan, tenggelam atau bangkit?

Banyak hal yang terjadi dalam hidup ini. Begitu cepat, hingga kadang kita kurang menyadari bahwa kita sudah tenggelam dalam penyesalan. Memang benar, penyesalan selalu muncul di akhir cerita. Ketika kita sudah tidak mampu bertindak atau melakukan sesuatu lagi, rasa itu muncul.

Saya yakin semua orang memiliki penyesalan dalam hidup mereka. Apapun itu. Semua tergantung dengan bagaimana perspektif mereka dalam menanggapi penyesalan itu. Ada yang jatuh dan  terpuruk. Ada yang hancur berkeping-keping. Ada pula yang mampu kembali untuk bangkit. Memulai dari awal lagi. Menyusun kembali kepingan puzzle-puzzle yang terpecah tadi dengan segenap energi yang di miliki. Dengan segala harapan yang mungkin terjadi. Dan yang pasti menjadikan  hal tersebut sebagai pembelajaran hidup yang berharga. Sehingga tidak akan lagi terulang kejadian yang sama dimasa depan.

Aku pun sama. Pernah mengalaminya. Terlalu santai. Mengganggap semua berjalan dengan lancar dan pasti sesuai ekspektasi. Namun fakta yang tak serupa. Tanpa sadar menyia-nyiakan kesempatan yang muncul didepan mata. Terkadang memang bermula dari hal-hal kecil. Tapi dari hal-hal kecil lah, hal besar dapat terjadi. Kadang aku merasa betapa bodohnya diriku ini. Tidak mampu membaca kesempatan yang datang dan menilik keadaan yang terjadi. Membiarkan semua itu lewat dan berlalu begitu saja. Dan terlambat menyadari ketika semua sudah pergi. Padahal kesempatan yang sama tidak akan datang dua kali. Bodoh, bukan ?

Untuk beberapa saat aku terdiam, dan merenungi mereka yang sudah menghilang. Menenangkan hati dan membuka pikiran. Memang kesempatan itu sudah lewat, aku takkan mampu untuk berbuat. Sesuatu telah terjadi. Untuk apa tetap disini, menunggu sesuatu yang tak mungkin kembali. Langkah selanjutnya, adalah tetap bangkit dan bergerak. Jadikan penyesalan ini sebagai alarm dan pelajaran untuk setiap langkah yang kita ambil di waktu nanti.

Puasa pertama

 Assalamualaikum... Apa kabar temen2 semuanyaa, semoga selalu sehat dan baik-baik saja dimana pun berada .. Alhamdulillah sebentar lagi, kit...