CANTIK adalah dambaan setiap wanita. Oleh karena itu, setiap dari mereka ingin tampil cantik dan sempurna di hadapan publik. Tapi bagaimana cara setiap wanita mendefinisikan arti cantik itu yang tidak kita tahu. Tidak ada indikator yang jelas yang dapat digunakan sebagai tolak ukur sebuah kecantikan. Apakah itu dilihat dari kondisi fisik, kesehatan, kecerdasan, ataupun perilaku. Sehingga banyak yang mengatakan bahwa kecantikan itu relatif. Untuk mengartikannya, tergantung dari cara pandang dan pikir kita masing-masing orang yang menilainya. Atau dapat kita katakan bersifat subjektif.
Pada tahun 2017, sebuah lembaga riset Stigma Research melakukan riset terhadap 1200 responden untuk menilai dan mendefinisikan arti cantik menurut mereka yang dibagi kedalam 3 kategori, yakni beauty, brain, dan behaviour. Hasilnya, mayoritas responden mengatakan bahwa cantik di definisikan sebagai tampilan fisik.
Personally, I am not surprised by these results. Predictible.
Don't judge a book by its cover. Kalimat tersebut tidak asing terdengar di telinga kita? Kalimat itu mengisyaratkan kita untuk tidak memandang sesuatu berdasarkan fisiknya.
Tapi, bagaimana yang sebenarnya?
Sebagian besar orang melihat sesuatu itu by its cover, right? Alamiah sekali bukan? Kayak lagunya RAN, Dari mata turun kehati bibir. Dan kemudian bibir itu berkomentar atas apa yang dilihat dan dipikirkan. Entah itu positif atau negatif.
Tampilan fisik itu juga penting. Meski ada hal yang lebih penting lagi dari sisi tersebut
Tampilan fisik adalah kesan pertama yang tangkap oleh sepasang bola mata kita yang kemudian masuk dan simpan dalam ingatan di otak. Putih, tinggi, wajah mulus, kulit halus, mata lentik, alis tebal, dan lain sebagainya. Termasuk didalamnya kesehatan dan kebersihan tubuh.
Lalu, barulah diikuti oleh sisi perilaku ketika seseorang mengenalnya, dan terakhir adalah sisi kecerdasan dan prestasi atas apa yang dicapai.
Don't judge a book by its cover. Kalimat tersebut tidak asing terdengar di telinga kita? Kalimat itu mengisyaratkan kita untuk tidak memandang sesuatu berdasarkan fisiknya.
Tapi, bagaimana yang sebenarnya?
Sebagian besar orang melihat sesuatu itu by its cover, right? Alamiah sekali bukan? Kayak lagunya RAN, Dari mata turun ke
Tampilan fisik itu juga penting. Meski ada hal yang lebih penting lagi dari sisi tersebut
Tampilan fisik adalah kesan pertama yang tangkap oleh sepasang bola mata kita yang kemudian masuk dan simpan dalam ingatan di otak. Putih, tinggi, wajah mulus, kulit halus, mata lentik, alis tebal, dan lain sebagainya. Termasuk didalamnya kesehatan dan kebersihan tubuh.
Lalu, barulah diikuti oleh sisi perilaku ketika seseorang mengenalnya, dan terakhir adalah sisi kecerdasan dan prestasi atas apa yang dicapai.
Persepsi seseorang mengenai arti cantik juga tidak lepas dari banyaknya promosi dan iklan produk-produk kosmetik yang beredar luas dalam berbagai media, baik itu media massa ataupun media sosial. Dengan konsep sedemikian rupa produsen mampu menarik konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan dengan berbagai kegunaan yang menjanjikan. Bahkan tidak tanggung-tanggung, produsen menggandeng artis berparas jelita nan rupawan, yang memiliki senyum menawan, dan tubuh yang indah untuk menjual produk tersebut. Sehingga konsumen secara tidak langsung terbuai pada iklan dan akhirnya menggunakan produk tersebut.
Sebelumnya kita harus tahu dulu apa itu kosmetik dan kegunaannya? Sebagian besar dari kita pasti mengira kalau kosmestik terdiri dari bedak, lipstik, atau makeup dan skin care yang sering kita gunakan. Padahal, kosmetik itu sendiri lebih luas dari pada itu.
Menurut Permenkes No. 445 tahun 1998, Kosmestika adalah bahan atau campuran bahan untuk digosokkan, dilekatkan, dituangkan, dipercikkan, atau disemprotkan pada, dimasukkan dalam, dipergunakan pada badan atau bagian badan manusia dengan maksud untuk :
Sebelumnya kita harus tahu dulu apa itu kosmetik dan kegunaannya? Sebagian besar dari kita pasti mengira kalau kosmestik terdiri dari bedak, lipstik, atau makeup dan skin care yang sering kita gunakan. Padahal, kosmetik itu sendiri lebih luas dari pada itu.
Menurut Permenkes No. 445 tahun 1998, Kosmestika adalah bahan atau campuran bahan untuk digosokkan, dilekatkan, dituangkan, dipercikkan, atau disemprotkan pada, dimasukkan dalam, dipergunakan pada badan atau bagian badan manusia dengan maksud untuk :
- Membersihkan, misalnya sabun, sampo, pasta gigi
- Mewangikan, misalnya parfum, eau de cologne, eau de toilette, eau de parfum
- Mengubah penampilan, misalnya lipstick, pewarna rambut
- Memperbaiki bau badan, misalnya deodorant, antiperspiran
- Dan yang terakhir untuk melindungi dan memelihara tubuh dalam kondisi baik seperti pelembab, sunblock, lotion.
Next, bermacam-macam jenis make-up dan skin care dapat di peroleh dengan mudah tapi sayangnya belum tentu aman. Sekarang ini banyak sekali di temukan produk-produk kosmetik yang illegal dan berbahaya. Sebagai konsumen kita mesti cerdas dalam memilih produk-produk yang ditawarkan oleh produsen. Jangan mudah terpengaruh dan percaya pada iklan. Semua iklan pasti akan memberikan kesan yang terbaik untuk produknya. Dengan Cek KLIK, belanja produk kosmetik dan kecantikan akan lebih mudah dan aman.
Cek
K = Kemasan
L = Label
I = Izin edar berupa notifikasi, ditandai dengan kode N diikuti 1 huruf dan 11 digit angka.
Bisa juga cek disini atau lihat di aplikasi Cek BPOM yang dapat di download di app sore atau play store.
K = Kadaluarsa
Selain itu pastikan bahwa produk yang akan kamu gunakan halal dan cocok dengan jenis kulitmu. Cara memastikannya cukup mudah. Gunakan terlebih dahulu kosmetik pada area belakang telinga atau dibagian dalam siku, apabila tidak ada reaksi maka produk tersebut aman digunakan. So simple. Dan terakhir jangan lupa di beli di toko/ gerai resmi :).
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kecantikan fisik bukanlah segalanya. Berusaha menjadi cantik itu manusiawi. Tapi berusaha menjadi manusia yang lebih baik itu lebih menarik. By maintaining your inner and spiritual beauty, it will be reflected on your face.
L = Label
I = Izin edar berupa notifikasi, ditandai dengan kode N diikuti 1 huruf dan 11 digit angka.
Bisa juga cek disini atau lihat di aplikasi Cek BPOM yang dapat di download di app sore atau play store.
K = Kadaluarsa
Selain itu pastikan bahwa produk yang akan kamu gunakan halal dan cocok dengan jenis kulitmu. Cara memastikannya cukup mudah. Gunakan terlebih dahulu kosmetik pada area belakang telinga atau dibagian dalam siku, apabila tidak ada reaksi maka produk tersebut aman digunakan. So simple. Dan terakhir jangan lupa di beli di toko/ gerai resmi :).
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kecantikan fisik bukanlah segalanya. Berusaha menjadi cantik itu manusiawi. Tapi berusaha menjadi manusia yang lebih baik itu lebih menarik. By maintaining your inner and spiritual beauty, it will be reflected on your face.











