Banyak hal yang terjadi dalam hidup ini. Begitu cepat, hingga kadang kita kurang menyadari bahwa kita sudah tenggelam dalam penyesalan. Memang benar, penyesalan selalu muncul di akhir cerita. Ketika kita sudah tidak mampu bertindak atau melakukan sesuatu lagi, rasa itu muncul.
Saya yakin semua orang memiliki penyesalan dalam hidup mereka. Apapun itu. Semua tergantung dengan bagaimana perspektif mereka dalam menanggapi penyesalan itu. Ada yang jatuh dan terpuruk. Ada yang hancur berkeping-keping. Ada pula yang mampu kembali untuk bangkit. Memulai dari awal lagi. Menyusun kembali kepingan puzzle-puzzle yang terpecah tadi dengan segenap energi yang di miliki. Dengan segala harapan yang mungkin terjadi. Dan yang pasti menjadikan hal tersebut sebagai pembelajaran hidup yang berharga. Sehingga tidak akan lagi terulang kejadian yang sama dimasa depan.
Aku pun sama. Pernah mengalaminya. Terlalu santai. Mengganggap semua berjalan dengan lancar dan pasti sesuai ekspektasi. Namun fakta yang tak serupa. Tanpa sadar menyia-nyiakan kesempatan yang muncul didepan mata. Terkadang memang bermula dari hal-hal kecil. Tapi dari hal-hal kecil lah, hal besar dapat terjadi. Kadang aku merasa betapa bodohnya diriku ini. Tidak mampu membaca kesempatan yang datang dan menilik keadaan yang terjadi. Membiarkan semua itu lewat dan berlalu begitu saja. Dan terlambat menyadari ketika semua sudah pergi. Padahal kesempatan yang sama tidak akan datang dua kali. Bodoh, bukan ?
Untuk beberapa saat aku terdiam, dan merenungi mereka yang sudah menghilang. Menenangkan hati dan membuka pikiran. Memang kesempatan itu sudah lewat, aku takkan mampu untuk berbuat. Sesuatu telah terjadi. Untuk apa tetap disini, menunggu sesuatu yang tak mungkin kembali. Langkah selanjutnya, adalah tetap bangkit dan bergerak. Jadikan penyesalan ini sebagai alarm dan pelajaran untuk setiap langkah yang kita ambil di waktu nanti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berkomentar dengan santun :)