Selasa, 27 November 2018

Barang yang kudu ada di tas

Hallo happy people? Gimana kabarnya hari ini ? Semoga cerah kayak secerah langit biru ya😄

Aku adalah orang yang kalo berpergian itu, ntah travelling atau hang-out itu selalu bawak tas, especially sling bag. I don't why, but I enjoy use it. Jadi aku bakalan cerita barang apa aja yang selalu aku bawak dalam tas.

1. Handphone
Ini adalah benda wajib yang selalu aku bawak kemanapun aku pergi. Di tiap aktivitas aku, hape itu wajib, kudu, mesti ada di deket aku. Kenapa? Aku, kamu, dan kita gak bisa prediksi apa yang bakal terjadi setelah ini dan apa yang akan terjadi setelah aku pergi, jadi handphone ini aku peruntukkan sebagai salah satu alat yang bisa membantuku.

2. Dompet
Yang pasti dompet yang aku bawak harus ada isinya. Uang cash itu harus ada di dompet sama kartu-kartu penting dan yang berhubungan sama perjalanan aku. Untuk KTP dan kartu ATM itu gak pernah boleh lupa

3. Charger
Risiko ga punya powerbank ya gini, harus bawa charger kemanapun. Nah disini kemampuan melirik harus tinggi. Terutama lirik colokan ya.  Jadi ketika ada selo (kesempatan), langsung gas colok charger di terminal.

4. Liptint
Aku sering dibilang pucat kalo ga pakek lipstick sama temen-temenku, bahkan dibilang kayak orang sakit. Huft😔.  Dan kebetulan aku pengguna liptint, dan itu nggak waterproof. So wajib banget, liptint itu aku bawa untuk jaga penampilan aku biar tetap fresh, dan ga pucat.

5. Pena
Ini hal terakhir yang selalu aku bawak, hukumnya sih ga wajib ada di tas. But, it is always in my bag. Sebenernya aku sering nulis-nulis atau nyatet-nyatet gitu. Makanya pena itu ga pernah aku keluarin dari tas. Bisa sih nyatet pakek hp, cuma merasa agak beda aja. Jadi ya pena ini lah yang selalu membantu. Untuk kertasnya aku mah bebas, menyesuaikan dengan tempatku berada, yang penting bisa untuk ditulis.

Okey guys, that's all the stories of me. By thr way, this post answers the challenge of blogger perempuan. Have a nice day, guys.


Senin, 26 November 2018

5 Warung makan/ restoran favorit beserta reviewnya

Aku tipe orang yang ga bisa laper. Kalo laper bawaannya badmood, mo kesel terus sama orang. Jadi pas dapet tantangan challenge tentang review tempat makan, seneng gitu rasanya hahaha. Ini 5 tempat makan di Muara Enim yang menurut w recommended banget buat kalian yang nyari referensi buat makan bareng keluarga, teman, ato pacar. Atau untuk kalian yang lagi atau sedang mau ke sini. This is for you. 
  • RM. Bakso Solo, Muara Enim
Pertama denger pati nyangkanya, menu utama disini adalah bakso. Teeeeetttttt. Jawabannya adalah ayam panggang. Lha kok gitu. Saya juga kurang tahu,  hehehe. Yang saya tahu, ayam panggang dirumah makan ini enak banget. Kalo lagi di Muata Enim jangan lupa mampir guys, gak bakalan nyesel. Terus harganya juga sesuai kantong, dibanderol dengan harga Rp. 17.000,- (Itu harga terakhir kali aku beli disana, ga tau kalo udah naik ya). Ayamnya gurih banget, kerasa banget bumbunya. Disajikan dengan kuah soto yang menggoda dan ada lalapannya juga. Pas banget dijadiin lauk, apalagi dimakan dengan nasi anget. Uuhhh jadi baper, eh laperr. Disamping itu ada banyak variasi menu di rumah makan ini, ada bakso, nasi goreng, aneka jus, dan lainnya.
  • Bakso Mercon, Muara Enim


AlamatJl. Jendral Sudirman, Ps. III Muara Enim, Kec. Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan 31313
Jam buka
Buka ⋅ Tutup pukul 21.00

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Bakso mercon, kebayang ga bakso apa itu? Yapp itu sejenis kayak bakso setan, bakso jeletot, bakso meletus, bakso lava yang lagi kekinian saat ini. Pertama kali makan disini itu waktu kelas 3 SMP, sebelum UN bareng temen-temen dikelas. Waktu itu penasaran sama bentuk baksonya sih, karena beda sama bakso biasa yang lain. Pas makan baksonya, kepedesaan kegigit cabe yang ada di dalemnya. Panas coyy. Tapi enak makannya, kek ada sensasinya gitu. Dulu harga satu porsinya kalo gak salah sekitar 15 ribuan.
  • Sate madura mbak Dewi, Muara Enim
https://lh3.googleusercontent.com/


AlamatJalan Jenderal Sudirman No.80, Ps. III Muara Enim, Kec. Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan 31313
Jam buka
Buka ⋅ Tutup pukul 21.00
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sejauh aku merantau disini (Indralaya), belum ada keknya yang mampu menggantikan enaknya sate mb Dewi ini lho guys. Beneran suerrr, selama disini aku udah nyoba 2 tempat sate yang katanya paling enak disini. tapi ga seenak satenya mb Dewi. Aku udah lama banget berlangganan sama sate mb Dewi ini, dari sebelum dia pindah ke tempat yang baru, bahkan dari warungnya masih kecil dan sempit banget sampe kayak sekarang. Pokoknya kalo udah sore, behhh harus rela ngantri deh pokoknya. Sebenernya di Muara Enim ada satu lagi tempat makan sate yang sama enaknya kayak di mb Dewi, namanya Kedai sate Cakyon. Dulu sering beli disana, sebelum ada kedainya mb dewi. Sekarang udah gak lagi. Keduanya sama-sama jual sate ayam dan kambing. Kuah kacang keduanya pun mantra, hahaha. Mantap terasa. Aku suka kuah kacangnya, gurih gitu. Satenya juga enak. Tapi yaa itu, aku kurang suka sate Cakyon karena banyak gajihnya, kayak lemak-lemak ayam gitu. Aku gak doyan makan gajih gitu dari kecil. Dan karena itu aku gak beli di sana lagi. Harganya sate ayam dibandrol Rp. 13.000., per porsinya. Untuk sate kambing, saya kurang tahu. 
  • RM. Multi Minang
Menurutku, semua rumah makan minang yang pernah aku coba rasanya enak semua ya. Tapi khusus RM ini juga sama enaknya dengan rumah makan lainnya. Tapi ada 2 menu favoritku disana yang menggiurkan. Pertama Sop daging padang dan Kedua adalah ayam pop padang, dengan bumbu lengkuas. Hmmm, Yummy. Aku ga pernah nemuin kedua itu di resto lain di tempatku. Menu ditempat lain juga ada disini, rendang, dendeng, ikan asam-padeh, ikan bakar, gulai (ikan, usus, otak, perut), semua ada keknya. Harganya juga ga beda jauh sama yang di rumah makan yang lain. TOP.
  • Mie Ayam Warbaw (Warung Bawah), Muara Enim
The last, Uuuhhh ini warung mie ayam favorit aku banget. Selain tempatnya deket lima langkah dari rumah, eh ga deng bercanda. Emang deket palingan, cuma berselang 5 rumah dari rumahku, harganya itu oke banget untuk anak muda, murah. Porsinya juga cukup buat perut kenyang. Untuk satu porsi mie ayam original, dibandrol dengan harga Rp. 8.000. 

Sabtu, 24 November 2018

Social media, positive or negative ?

Hari ini kita masih dengan Challange Blogger Perempuan dengan tema Media Sosial.

Asing dengan ini Facebook, twitter, ask.fm, instagram, dan lainnya ? Ya kali, gaklah yah. Aku yakin pasti temen-temen reader pada punya semua, minimal satulah ya dari semua jenis medsos yang ada hingga kini.. Jaman gini, ga punya medsos sendiri, apa kata dunia? wkwk.

Aku kenal internet itu waktu kelas satu SMP kalo ga salah, bener ya berartii. Hehehe. Di Muara Enim, kota tempat tinggalku pada masa itu, namanya warung Internet a.k.a. warnet masih baru banget, keberadaannya bisa diitung pakek jari gais. Yang aku tau warnet itu baru ada di deket rumahku dan satunya lagi di daerah pasar. Dan itu masih sepi buangettt. Gak kayak sekarang, warnet itu pasti rame banget. Tiap balik sekolah anak-anak nongkongnya di warnet sampe-sampe lupa waktu kebanyakan sih anak anak cowok yang kek gitu. Kalo anak cewek gitu bisa gawat. Lewat dari jam 5 sore belum pulang, udah ribu orang sejagat rumah nyariin dia, wkwk. Pengalaman pribadiku gitu, hahaha.

On the that day, media friendster itu udah ada dan bahkan udah hampir ditinggalkan, karena kemunculan facebook. But, I didn't know about that. Duhhh kudet banget yak, aku jaman itu haha. Pertama kali maen ke warnet itu, aku belajar buat email yang diajarin sama (almh) tanteku. Kalian pada tau kan email itu syarat utama kalo mau buat medsos gais? Apa-apa pasti yang diminta alamat email. Waktu itu sekalianlah aku minta langsung diajarin buat facebook. Alhasil, itulah saat pertama aku punya medsos. Senengnya gak main-main gaes, karena rata-rata temen kelas kaya gitu semua, seolah-olah kita punya mainan baru gitu. Jadi asik beutt. 

Hasil gambar untuk dampak sosmed

Sekarang perkembangan dunia sosmed, bukan main bung, cepet banget berkembangnya? Satu muncul, eh udah muncul lagi yang lain. Sampe-sampe punya banget sosmed, belum lagi sosmed kloningnya, wkwk. Rela berjam-jam menghabiskan waktu dan lupa kembali ke dunia nyata, hmmm sungguh terlaaluu. So guys, what do you think about social media in this era? Postive or negative? Or both of them?

I choose both of them. In my opnions, sosmed itu ibarat dua mata pisau, bisa membantu sekaligus melukai jika porsinya diluar kendali. Gimana maksudnya ? Sosmed itu memberikan update-update informasi terbaru dari seluruh dunia. Di twitter misalnya, kita bisa tau apa yang jadi trending perbincangan saat ini. Di instagram kita bisa tau info-info tentang sesuatu yang kita butuhkan, tentang beasiswa, seminar, lomba yang dibutuhkan mahasiswa sekarang. dan banyak lagi lainnya. Selain itu, kita bakalan banyak dapet temen-temen baru disana dan menjaga silaturahmi dengan teman yang jauh.

How hurt it is? First, I think hurt your self and the closest person. Why ? Waktu kita dalam main gadget itu sulit dikontrol, berjam-jam sehingga kita lupa waktu. Kita lupa akan kebutuhan-kebutuhan primer kita . Misal lupa makan, lupa ibadah, menunda-nunda hal dan berefek buruk pada yang lain. Mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Tanpa sadar kita sering melakukan itu kepada orang terdekat kita. Ada yang saking asyiknya, di moment-moment ngumpul sama orang terdekat tetep mantengin medsos. Kayak dia punya dunia sendiri gitu dan akhirnya ada sedikit jarak yang terbentang karena itu. Anak kecil jaman now juga gitu sekarang, seih aku liatnya, jangen kangen masa kecilku yang aktif berkelana kesana-kemari, hehehe. Mungkin dari sikap oarang tua yang secara tiru sama mereka dan faktor lingkungan juga yng dukung. 

Hasil gambar untuk dampak sosmed


Second, in social media we are usually given a space to express what we feel, what we like or what we do not like about something. Biasanya lewat tulisan dalam kolom komentar atau fitur snap yang disediakan. Kita sering kali terpancing mengutarakan sesuatu yang gak disukai lewat stories-stories kita. Berkomentar pedas dan mencibir konten-konten yang tidak pantas, sampai menuliskan kalimat-kalimat judge yang terkadang mengundang ujaran kebencian di hadapan public, dan melebar ke meja hijau. Alhasil tentunya akan ada pihak yang merasa sakit tapi tak berdarah.

So positive and negative impact of social media depents on us to respond. All about responses. From me, don’’t forget to use social media well and wisely, guys Do not let social medi reduce our time to socialize and gather with our family, be productive and the last still be useful for others. Batesin penggunaan medosnya, dalam sehari maksimal main gadget berapa lama. Itu juga berlaku untuk orang yang hidup dari medsos. Menurutku ketiga poin itu tadi mesti balance, guys. Have a nice day!



Jumat, 23 November 2018

Alasan aku disini

Next, hari ke 4,   #BPNchallenge30days, horee. . .
Tema hari ini tentang kenapa mesti gabung di blogger perempuan. 
Okey happy people, I will tell here the reason, why I join with this community. But please, don't be fed up when all of you read my story. Okay ?
Aku tergolong blogger baru, meskipun sudah lama banget mengenal yang namanya dunia blog. Aku masih anak kemarin sore, yang belum tau apa-apa. Jujur diawal aku terpikir buat bergabung di komunitas blogger. Waktu berlalu dan aku sadar bahwasannya setiap hobi pasti ada yang namanya komunitas. Nah disitu aku baru ngehh. Mereka yang suka desain ada komunitasnya. Yang suka fashion juga ada komunitasnya. Yang pencinta alam pun gitu. Dan banyak lagi ya. Begitupun sama dunia blog, ada komunitasnya. Karena dihantui rasa penasaran yang membara-bara, akhirnya aku searching-searching di paman google yang selalu setia menjawab setiap pertanyaan-pertanyaanku, hehe. Tadaaaaaaaaaaa. Dan akhirnya aku menemukanmu, kamu yang selama ini ku tunggu. Kayak lagu aja, haha. Yapss blogger perempuan networking. Ternyata ga nyangka lho kalo ada komunitas blogger khusus perempuannya juga. Akhirnya join deh disana.

Ini beberapa alasan aku gabung di sini
  1. Cari temen baru, pastinya. Setidaknya kita menemukan rekan satu rasa untuk sharing mengenai masalah blog dengan sesama blogger berpengalaman. Atau bisa juga diajak kopdar bareng jikalau sedang berada di satu daerah yang sama.
  2. Dapet relasi baru dari berbagai background.
  3. Ilmu baru, pengetahuan tentang dunia blogging bertambah. Terus dapet  info-info baru seputar ngeblog kayak SEO, blog competition, dan lain-lain. 
Aku pikir masih ada lagi hal-hal baik yang bisa didapat jika kita terus menyelam dalam komunitas. Salam hangat dihari yang dingin untuk kalian :)

Kamis, 22 November 2018

Aku dan langit biru

Karena langit adalah candu ketika jenuh datang melanda. Membuatmu merasa ada yang mengertimu ketika dunia menatapmu berbeda
-Rohmatikal Maskur-



Tantangan hari ini #BPNchallenge30day hari ke-3 akan menjawab kenapa aku ngasih nama langit biru on my blog. Perlu kalian ketahui, bahwa itu bukanlah nama pertama yang aku gunain sebagai nama blog aku. Sebelumnya aku mungkin udah tiga kali ganti nama, karna aku ngerasa ketiga nama itu kurang cocok dan feel-nya kurang membekas. Meskipun nama pribadiku pernah dipakek,  aku ngerasa kurang pas aja kalo namaku jadi nama blog. Jadi kuputuskan untuk ganti nama, dan terpilihlah 'langit biru' yang dirasa pas menghiasi nama on my blog.

Penamaan blog aku lakuin ga sembarangan lho ya. Karena menurut aku sendiri nama yang tepat mewakili karakteristik blog itu sendiri. Nama itu sebagai branding. Misal kalo kamu punya nama yang aneh, kamu bakalan di cap aneh sama orang lain yang ga kenal kamu. Nah, begitu juga dengan nama blog. Orang yang mengunjungi blog kita belum tentu mengenal kita dengan baik. Jadi kita harus membentuk hal yang baik untuk dapet sesuatu yang baik. Hal pertama yang dilihat kebanyakan orang di masa ini adalah melihat apa yang jelas terlihat (read: cover), bukan esensi atau konten itu sendiri. So, penamaan itu penting buanggetttttttt...

Jadi gini awal mula nya, bener-bener dibaca ya gaes, kalo bisa dipahami ya gaes . . .
Aku jatuh cinta pada namanya langit. Jika kebanyakan orang jatuh cinta pada senja aku lebih menyukai langit biru. Really. Ada banyak begitu banyak  warna di langit, yang mewakili setiap perasaan manusia dalam warna-warna langit. Ada langit biru, langit kelabu, jingga/senja, dan langit malam yang berbintang. Sungguh indah bukan ciptaan Tuhan ? 

Menatap dan bercerita bersama langit biru adalah favoritku. Sungguh nyaman. Mengagumi keindahannya dari bawah memberikan kedamaian hati dan pikiran. Ketika keadaan tidak seperti yang kita inginkan tanpa seorangpun yang mengerti, langit seolah-olah mengerti dan memberi sinyal yang ditangkap oleh sepasang mata kita. Seketika kegundahan kita hilang meski sesaat. Kegundahan kita tidak akan hilang seutuhnya hanya dengan bercerita, entah itu pada manusia ataupun langit. Setidaknya itu akan menghilangkan sedikit beban dalam diri dan memberikan sedikit suntikan energi tersendiri yang sedikit sulit didefinisikan.

Taaaaaaaadaaaa
Ini ceritaku, mana ceritamu ?

Selasa, 20 November 2018

Tema blog yang disukai (On Process)

Hari pertama challenge Blogger Perempuan terlewati dengan baik. Lanjut buat hari kedua, gaesss.

Day 2
Topiknya sebenernya mendasar, tapi nggak buat saya yang bisa dikatakan masi pemula banget, hehe. Topiknya tentang 'Tema blog yang disukai'. Kalo ditanya kek gini susah jawabnya, kek mau jawab soal ujian wkwk. Gak deng, bercandaa :D. Yah serius emang susah, karena belum banyak post-post baru yang terbit disini wkwk.Tantangan ini merupakan batu loncatan saya untuk kembali ke dunia ini. Eeeaaaaa. Merintis tulisan-tulisan baru yang semoga bisa konsisten dan istiqomah. Harapannya dalam perjalanan blogging ini saya pribadi bisa mencapai tujuan saya yang sebelumnya udah saya ceritain di postingan sebelumnya.

Jadi dalam perjalanan kedepan, tulisan saya akan berkaitan dengan kehidupan dan hal-hal yang saya sukai dan inginkan. Berikut tema blog yang disukai versi saya :
Hasil gambar untuk tema
https://www.google.co.id/
Life Style/Personal
Nah yang pertama itu lebih menjurus lebih ke secara personal tentang diri sendiri. Nantinya dipostingan saya akan sharing semua keseharian, pengalaman, dan aktivitas-aktivitas yang saya lakukan. Sungguh blog ini akan menjadi diary online saya sendiri yang menurut saya tidak masalah untuk di publish dan dapat bermanfaat untuk Happy people di manapun kalian berada.

Health
Selanjutnya seputar kesehatan dan masalah kesehatan. Basicly berasal dari rumpun kesehatan, harapannya saya bisa sharing tentang tips-tips kesehatan buat kalian, cara jaga tubuh biar ga capek, cara biar selalu sehat dan bahagia. Gitulah pokoknya. Harap bersabar dan tunggu postingannya yaaa, hehehe. I know you're the patient people and orang sabar di sayang Allah Swt.

Travel
Lanjut di poin ketiga. Saya bakalan bahas tentang Travelling. Siapa yang suka Travelling ? Saya rasa kebanyakan orang menyukai hal ini. Bahkan menjadi hobi. Tak jarang pula orang mengganggarkan tabungannya untuk  jalan-jalan berkeliling dunia, melupakan sejenak rutinitas kerja yang membosankan, menyusuri kota demi kota, mendekati diri pada semesta, menyatu dan melebur pada setiap keindahan ciptaan tuhan, menikmati keindahan sunrise ataupun sunset. 

Dipoin ini saya akan menceritakan tempat-tempat rekomendasi untuk di kunjungi dan tempat tempat apa saja yang sudah saya kunjungi sebelumnya

Food
Nah mungkin ini hal yang akan menjadi tema blog yang saya sukai. Disini saya akan mereview tempat-tempat makanan dan menulis resep-resep makanan yang telah saya praktikkan sendiri sebelumnya.

Nah mungkin itu aja tema blog kesukaan saya. Ini sifatnya relatif ya, bisa berubah dan ga selalu tetap. Sebagai awalan tema-tema itulah yang akan saya memandu saya dalam mencurahkan segala isi di jiwa. Eeeaaa, wkwk...

#DAY2
#BPN30dayChallenge2018
#BloggerPerempuan

"Come back" buat Nge-blog

Hello Happy People. I'm come back, guys :). Wah udah lama banget ya, udah hampir satu tahun sepertinya kita tidak bersua di dunia ini, wkwk. Terakhir kali posting di tahun 2017. Apa kabar reader semua? Semoga selalu baik dan sehat yaa dan pastinya selalu dalam lindungi Allah Swt. Aamiin Yaa Rabbalalamin..
Maaf kan daku sebelumnya karena kemarin-kemarin sempet break dan bahkan ga nulis sama sekali dalam satu tahun belakangan ini. Ya, karena bener-bener lagi disibukkan sama jadwal kuliah yang padet dan amanah pengurus organisasi, hehe. Lebih tepatnya sih, belum bisa manage diri dengan baik. Keep remember happy people, jangan pernah mengkambinghitamkan amanah atas ketidakmampuan kita menyeimbangkan diri sehingga terjadi hal-hal yang tidak sesuai dengan harapan kita.

Hari ini, aku nantang diri sendiri buat ikutan #BPN30dayChallenge2018.  Lebih tepatnya untuk melatih pribadi aku sendiri biar konsisten nulis. Untuk konsisten itu susah, guys. Apalagi kalo ga ada ide buat nulis, alias stuck. Mumpung disini #BPN30dayChallenge2018 disediain tema, sikat brayy. Nah, Challengenya dimulai hari ini guys, 20 November-20 Desember.

Tema hari ini adalah "Kenapa nulis blog". 
Hmmm....
Aku kenal blog itu sejak SMP, kalo ga salah kelas tigaan sewaktu mau lulus. Waktu itu, masih ada tuh mata pelajaran yang namanya TIK (Teknologi Informasi Komputer). Sayang, sekarang udah ga ada lagi, padahal pelajaran itu menurut aku bagus, biar kita lebih terpapar sama komputer. Fenomena sekarang sih kebanyakan orang terpapar sama namanya gadget.  Apalagi anak SD. Bahkan balita jaman now juga, hmm sedih aku :(. Tugas akhir dari pelajaran itu adalah bikin blog. Nah saat itu aku udah mulai tertarik sama blog. Arti blog itu sendiri untuk aku. Pertama, merupakan wadah untuk kita cerita apapun yang pengen kita cerita-in, disaat kita takut untuk menceritakan suatu hal kepada orang lain atau disaat ga ada orang yang mau dengerin cerita kita. Kita bisa curhat di blog. Menurut aku, sekarang bukan zamannya lagi untuk nulis diary di buku. Ini sudah zaman millenial, udah canggih gaess. Kita mesti manfaatin teknologi dengan maksimal, tapi jangan sampe terbawa arus teknologi itu sendiri. Selain itu nulis itu blog, adalah sebuah langkah pasti kita untuk jaga bumi, hemat kertas gitu wkwk. Kedua, menurut aku blog itu sendiri adalah wadah untuk kita sharing sama orang lain dan berbagi kebaikan bersama. Kalo ada yang baca postingan kita, dan memberi manfaat untuk readersnya, dan kemudian infonya di share lagi ke lebih banyak orang maka akan jadi amalan buat kita.

Aku punya banyak blog dulunya, sebelum ini, hehe. Saking banyaknya, aku sampe lupa sama akun dan passwordnya. Ada yang pakek platform blogspot. Ada juga yang pakek wordpress. Pas aku cari tadi, yang ketemu cuma yang pakek platform blogspot.



Tuh. Udah lama banget kan ya? Wkwk. Udah hampir 6 tahun yang lalu, sejak 2012. Aku suka banget nge-blog pada masa itu, bahkan waktu itu aku pakek semua widget blog yang aku tau, bahkan disalah satu blog itu ada yang pakek lagu wkwk.

Tapi, keadaan berubah seketika aku masuk SMA.Rutinitas baru di SMA memaksa aku buat jarang update bahkan termasuk vakum. Bener-bener ga ada waktu buat aku untuk posting. Bukan sok sibuk ya, tapi emang beneran ga bisa. Jam 6 pagi aku udah siap-siap untuk berangkat sekolah dan baru pulang jam 5 sore. Malemnya, nugas dengan segala tumpukan PR. Dan itu berlangsung selama 2 tahun. Tahun terakhir di SMA lebih padet lagi. SMA kami mewajibkan bagi semua siswa/i-nya untuk tinggal di asrama sekolah. Selama diasrama kami mesti bangun lebih pagi dari biasanya. You know what I mean. Ngantri mandi dan nyuci baju, hehe. Jam 6 pagi pintu asrama udah ditutup, jadi semua udah harus siap. Masuk lagi ke asrama jam 4 sore, itu pun kalo ga ada tambahan atau kerja kelompok lagi. Abis itu lanjut bersih-bersih dan beres-beres untuk bimbingan belajar (Bimbel) malem, setelah sholat Isya'. Sebelum azan magribberkumandang, semua siswa harus keluar dari asrama dan sholat berjamaah dimasjid. Lanjut makan dan bimbel malem yang baru selesai jam 10 malem. Keadaan makin padet ketika menjelang UN (Ujian Nasional).

Aktivitas blogging, ku lanjutkan lagi ketika aku kuliah. Niatnya buat sharing tentang personal life dan ngisi waktu yang dianggap luang dan 'kabur' dari rutinitas yang membosankan. Menjelang akhir tahun, semoga 
esensi blog ini kembali seperti yang diharapkan di awal dan akan menjadi salah satu rutinitas yang wajib dilakukan setiap bulan atau minggunya. Semoga selalu konsisten dan semoga ini menjadi sesuatu yang bermanfaat dan menginspirasi untuk setiap orang ♥.
#DAY1
#BPN30dayChallenge2018
#BloggerPerempuan

Puasa pertama

 Assalamualaikum... Apa kabar temen2 semuanyaa, semoga selalu sehat dan baik-baik saja dimana pun berada .. Alhamdulillah sebentar lagi, kit...