Hari ini kita masih dengan Challange Blogger Perempuan dengan tema Media Sosial.
Asing dengan ini Facebook,
twitter, ask.fm, instagram, dan lainnya ? Ya kali, gaklah
yah. Aku yakin pasti temen-temen reader pada punya semua, minimal satulah ya
dari semua jenis medsos yang ada hingga kini.. Jaman gini, ga punya medsos
sendiri, apa kata dunia? wkwk.
Aku kenal internet itu waktu kelas satu
SMP kalo ga salah, bener ya berartii. Hehehe. Di Muara Enim, kota tempat
tinggalku pada masa itu, namanya warung Internet a.k.a. warnet masih baru
banget, keberadaannya bisa diitung pakek jari gais. Yang aku tau warnet itu
baru ada di deket rumahku dan satunya lagi di daerah pasar. Dan itu masih sepi
buangettt. Gak kayak sekarang, warnet itu pasti rame banget. Tiap balik sekolah
anak-anak nongkongnya di warnet sampe-sampe lupa waktu kebanyakan sih anak anak
cowok yang kek gitu. Kalo anak cewek gitu bisa gawat. Lewat dari jam 5 sore
belum pulang, udah ribu orang sejagat rumah nyariin dia, wkwk. Pengalaman
pribadiku gitu, hahaha.
On
the that day, media friendster itu udah ada dan bahkan udah
hampir ditinggalkan, karena kemunculan facebook.
But, I didn't know about that. Duhhh
kudet banget yak, aku jaman itu haha. Pertama kali maen ke warnet itu, aku
belajar buat email yang diajarin sama (almh) tanteku. Kalian pada tau kan email
itu syarat utama kalo mau buat medsos gais? Apa-apa pasti yang diminta alamat
email. Waktu itu sekalianlah aku minta langsung diajarin buat facebook. Alhasil, itulah saat pertama
aku punya medsos. Senengnya gak main-main gaes, karena rata-rata temen kelas
kaya gitu semua, seolah-olah kita punya mainan baru gitu. Jadi asik
beutt.

Sekarang perkembangan dunia sosmed, bukan
main bung, cepet banget berkembangnya? Satu muncul, eh udah muncul lagi yang
lain. Sampe-sampe punya banget sosmed, belum lagi sosmed kloningnya, wkwk. Rela
berjam-jam menghabiskan waktu dan lupa kembali ke dunia nyata, hmmm sungguh
terlaaluu. So guys, what do you think about social media in
this era? Postive or negative? Or both of them?
I choose both of them. In my opnions, sosmed itu ibarat dua mata pisau, bisa membantu sekaligus
melukai jika porsinya diluar kendali. Gimana maksudnya ? Sosmed itu memberikan update-update informasi terbaru
dari seluruh dunia. Di twitter misalnya, kita bisa tau apa yang jadi trending perbincangan saat ini. Di instagram kita bisa tau info-info tentang
sesuatu yang kita butuhkan, tentang beasiswa, seminar, lomba yang dibutuhkan
mahasiswa sekarang. dan banyak lagi lainnya. Selain itu, kita bakalan banyak dapet temen-temen baru disana dan menjaga silaturahmi dengan teman yang jauh.
How hurt it is? First, I
think hurt your self and the closest person. Why ? Waktu kita dalam main gadget itu sulit dikontrol, berjam-jam sehingga
kita lupa waktu. Kita lupa akan kebutuhan-kebutuhan primer kita . Misal lupa makan, lupa ibadah, menunda-nunda hal dan berefek buruk pada yang lain. Mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Tanpa sadar kita sering melakukan itu kepada orang terdekat kita. Ada yang saking asyiknya, di moment-moment ngumpul sama orang
terdekat tetep mantengin medsos. Kayak dia punya dunia sendiri gitu dan akhirnya
ada sedikit jarak yang terbentang karena itu. Anak kecil jaman now juga gitu sekarang, seih aku liatnya, jangen kangen masa kecilku yang aktif berkelana kesana-kemari, hehehe. Mungkin dari sikap oarang tua yang secara tiru sama mereka dan faktor lingkungan juga yng dukung.

Second, in social media we are usually given a space to express what we
feel, what we like or what we do not like about something. Biasanya lewat
tulisan dalam kolom komentar atau fitur snap yang disediakan. Kita sering kali
terpancing mengutarakan sesuatu yang gak disukai lewat stories-stories kita. Berkomentar
pedas dan mencibir konten-konten yang tidak pantas, sampai menuliskan
kalimat-kalimat judge yang terkadang mengundang
ujaran kebencian di hadapan public, dan melebar ke meja hijau. Alhasil
tentunya akan ada pihak yang merasa sakit tapi tak berdarah.
So
positive and negative impact of social media depents on us to respond. All
about responses. From me, don’’t forget to use social media
well and wisely, guys Do not let social medi reduce our time to socialize and gather
with our family, be productive and the last still be useful for others. Batesin
penggunaan medosnya, dalam sehari maksimal main gadget berapa lama. Itu juga berlaku
untuk orang yang hidup dari medsos. Menurutku ketiga poin itu tadi mesti balance,
guys. Have a nice day!







