Selasa, 07 Mei 2019

Tempat makan favorit buat Bukber di luar

One question for you guys. What is your favorite iftar menu ? (Komen dibawah ya guys).

Bicara mengenai buka puasa, aku tidak selalu berbuka bersama di rumah. Terkadang aku dan keluarga memutuskan untuk buka bersama di luar. Mencicipi menu yang berbeda dan sembari menikmati hembusan angin dingin di senja itu. Beberapa kali juga ada ajakan dan undangan dari sahabat dan teman-teman tersayang yang mengajak buka bersama di luar rumah.

Aku tinggal di kota kecil yang dikenal dengan Muara Enim. Di kota asalku, ada dua tempat favoritku untuk berbuka puasa. Semua karena menu yang tersedia di kedua tempat itu sungguh enak. Di tambah tempat dan suasana yang nyaman dan mendukung menjadi daya jual extra.

Yang pertama itu Rumah Makan Bakso Solo


(5 Warung makan/ restoran favorit beserta reviewnya)

RM. Bakso Solo Asli adalah salah satu rumah makan yang sejak lama berdiri di Muara Enim. Menu favorit di rumah makan ini yang juga termasuk menu favorit jika berbuka puasa disini adalah menu ayam panggang. Ayam di comot dengan saos sambel yang mantul (mantap betul). Duh bawaannya jadi laper dan baper :(. Kalo bulan puasa, rumah makan ini rame banget. Apalagi yang mesen untuk bungkus, mesti sabar ngantri, karena bakalan rame banget.

Untuk tempat sih, cukup nyaman. Dekorasinya standart sih. Ga ada yang gimana-gimana. Tempatnya bersih dan yang paling penting, rasa makanan disini betul-betul maknyussss. TOP deh pokoknya.


 Selain menyediakan menu ayam panggang, rumah makan ini juga menyediakan menu bakso dan nasi goreng. Dan juga aneka minuman yang menyegarkan.




Yang Kedua itu Saung Eva.


Tempat yang kedua ini, lokasinya cukup jauh dari pusat kota. Bertempat di pinggir jalan lintas, perbatasan kecamatan. Tempatnya oke, instagramable sih. Dekorasinya rame dan berwarna. Harga makanan pas di kantong. Dan rasa makanan yang disajikan enak. Menu favoritku di tempat ini jikalau makan bareng keluarga adalah Gurame saos asam manis dan Gurame saos padang, lengkap pakai cah kangkung yang gurih. Tapi kalo perginya bareng temen-temen, biasanya sih pilih menu olahan ayam. Maklumlah ya, kalo bareng kelurga, makannya di bayarin wkwk. Kalo sama temen-temen, harus nyesuain budget kantong, wkwk. Terakhir sih buka bareng disini itu tahun kemarin, bersama temen-temenku, squat Chili Baper.

Kalo kalian sukanya makan di mana?

Senin, 06 Mei 2019

Ber-nostalria masa PBL 2018

Aku belum pernah cerita tentang ini di postingan sebelumnya. Lain kali aku bakalan ceritain full version pengalaman belajar dan kegiatan kami selama mengikuti PBL. So, happy reading for this part.

 

Ga terasa udah 1 tahun berlalu. Rasanya baru kemarin kita semua berkumpul dan bilang ga pengen tinggal disana. Apalagi untuk sahur dan berbuka puasa di desa Muara Batun. FYI, Desa Muara Batun adalah tempat belajar dan bernaung kami selama mengikuti PBL (Praktikum Kesehatan Masyarakat) FKM Unsri di tahun 2018 yang lalu. Selama 26 hari, kami melewati puasa bersama-sama dengan kondisi begitu adanya.
 Ada yang berbeda tentunya antara puasa di tahun ini dan di tahun kemarin. 

Masih inget ga? Awalnya, kita (dalam hati) pernah menolak untuk tinggal di desa. Dan ga pengen tinggal di desa. Apalagi untuk kurun waktu yang tidak singkat? Tapi, apalah daya? Siapalah kita? Penolakan itu hanya menjadi khayalan belaka. Tanpa mengikuti MK yang satu ini, maka kita tidak akan bisa lulus dan mendapat gelar sarjana. Iya kan?

Selain jaraknya yang jauh, desa ini juga jauh dari keramaian kota yang sering kami lihat. Cukup berat untuk berpuasa jauh dari keluarga. Apalagi akses sinyal dan internet yang masih sulit, menjadi satu alasan lain yang mendukung. Sedangkan gadget yang kami gunakan sehari-hari membutuhkan itu semua. Lebih dari itu, kami belum mengenal dekat antar satu dengan yang lainnya. Kami berasal dari kelas dan peminatan yang berbeda-beda. Untuk sekedar mengetahui nama, mungkin ya. Tapi untuk mengetahui sifat dan lainnya, kami butuh waktu untuk saling menngenal lebih jauh. Apalagi kami akan tinggal bersama selama hampir 1 bulan. Berbagi bersama dan saling bergantung. Ditambah, tidak ada satupun orang di desa tersebut yang kami kenali, tentu saja kami akan saling mengandalkan satu sama lain. 

Tapi lihat sekarang, bulan tersebut sudah hadir kembali di tengah-tengah kita. BULAN RAMADHAN.
Jikalau di tahun kemarin, kita sahur dan buka puasa sama-sama, makan-makanan yang kita buat sendiri. Kalo sekarang, kita puasanya sendiri-sendiri, ga satu atap lagi. Ada yang puasa di rumah bareng keluarga, ada yang di kost-an, ada yang lagi penelitian, dan lain-lain. 



I missed that time.

Ketika, kita ada jadwal piket buat masak lauk sahur dan berbuka. Yang kalo tiap hari selasa, pasti berbuka dengan lauk dan menu yang sama. Yaps, nasi + sop ayam + tumis sawi + es sirup. Saat kita bangun sahur kesiangan, karena ga ada yang nge-banguni. Saat kita buka puasa dengan donat JCO. Saat kita buka bareng di RM pindang burung ternama disana. Saat kita tarawih yang panjangnya 23 rakaat.


Masih ingat momen terakhir kita sebelum pulang ? Kita lupa beli bahan makanan untuk sahur karena yang puasa cuma 5/12 orang dan semua barang kami sudah di antar pulang kerumah. Alhasil kami sahur dengan 1 telur dadar bagi 5 orang dan makan tempe goreng bertabur garam๐Ÿ˜. Dan banyak momen-momen tak terlupa lainnya

Tapi apapun itu, meski kita tidak selalu akur, kita pernah tertawa bersama, konyol bersama, stress bersama, panik bersama dan menggila bersama. I missed you all.

Meskipun tidak setiap momen bisa kita abadikan dalam kamera. Semoga kisah ini akan selalu terkenang dan kita ceritakan pada anak & cucu kita nantinya. This story is good to remember but not to be repeated.


Thanks god.

Minggu, 05 Mei 2019

5 Kegiatan yang dapat dilakukan sebelum berbuka puasa

Memasuki bulan Ramadan, ada satu acara yang selalu ada dalam list kegiatan. Yaps, BUKA PUASA BERSAMA. 

Buka puasa bersama sudah menjadi tradisi setiap bulan Ramadan, sehingga kegiatan ini termasuk dalam kegiatan wajib yang selalu dilakukan. Berbagai undangan dan ajakan kerap berdatangan silih berganti untuk buka puasa bersama baik itu dari teman sekolah, kuliah, ataupun rekan kerja. 

Tentu saja esensi kegiatan ini bukan hanya sebatas untuk membatalkan puasa yang telah kita semua lakukan seharian penuh. Namun lebih dari itu. Ada makna mendalam yang tersirat didalamnya. Kegiatan ini menjadi momentum untuk berkumpul dan menjaga tali silaturahmi yang sedikit kendor ataupun kusut karena kurangnya komunikasi yang kurang intens akibat kesibukan dan pekerjaan yang seolah-olah tiada habisnya. Selain itu juga, kegiatan ini dijadikan sebagai ajang untuk reuni kembali bersama teman-teman SD, SMP, SMA, kuliah, yang jarang bertemu dan baru kembali dari daerah perantauan (mudik).
Kegiatan buka puasa dapat dilakukan dimana saja. Tidak hanya dilakukan di rumah, di restauran, ataupun di rumah makan. Namun juga bisa dilakukan di masjid, di jalan, dan juga di panti. Ada 5 jenis kegiatan yang dapat dilakukan sebelum berbuka puasa. Di antaranya:

1.  Melakukan Kultum/ Ceramah singkat mengenai agama
Sebelum azan berkumandang, kegiatan berbuka puasa dapat didahului dengan kegiatan kultum/ ceramah singkat mengenai agama sebelum bunyi azan berkumandang. Tentu saja ini kegiatan yang positif, selain menambah ilmu juga mendapatkan pahala.

2. Ngobrol bersama
Ketika rutinitas pekerjaan makin menjadi-jadi, ditambah jarak yang memisahkan atar yang satu dengan yang lain, tentu saja komunikasi akan menjadi kurang intens. Ngobrol dan bercanda bersama setelah jarang bertemu di saat buka bersama adalah momen yang tepat untuk bernostalgia bersama teman-teman sembari menunggu azan berkumandang.

3. JJS (Jalan-jalan sore)
Ngabuburit dengan JJS bersama teman-teman akan terasa mengasyikkan dilakukan. Sembari menunggu mentari tenggelam, berkeliling kota dengan sepeda motor bersama teman-teman dan mencari jajanan-jajanan untuk berbuka pastilah menyenangkan. Tentu ini mengingatkan pada kenangan-kenangan masa lalu yang pernah dilakukan ketika sekolah dulu

4. Kegiatan berbagi makanan menjelang berbuka
Kegiatan berbagi makanan menjelang berbuka dengan cara memberi makan sesama kaum muslim/muslimin baik yang sedang berpuasa ataupun kepada mereka yang membutuhkan (saleh sosial). Kita dapat memberikan takjil kepada jamaah shalat Maghrib yang berbuka puasa di masjid-masjid atau berbagi takjil dijalan kepada mereka yang akan memecahkan puasanya dijalan.

Memberi makan orang yang berpuasa,akan mendapatkan pahala dari orang yang berpuasa.
Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5: 192. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Selain itu mereka yang memberi makan orang yang berpuasa dan juga berpuasa akan disiapkan kamar-kamar di surganya Allah Swt. 

Dari ‘Ali radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ุฅِู†َّ ูِู‰ ุงู„ْุฌَู†َّุฉِ ุบُุฑَูًุง ุชُุฑَู‰ ุธُู‡ُูˆุฑُู‡َุง ู…ِู†ْ ุจُุทُูˆู†ِู‡َุง ูˆَุจُุทُูˆู†ُู‡َุง ู…ِู†ْ ุธُู‡ُูˆุฑِู‡َุง. ูَู‚َุงู…َ ุฃَุนْุฑَุงุจِู‰ٌّ ูَู‚َุงู„َ ู„ِู…َู†ْ ู‡ِู‰َ ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ู‚َุงู„َ ู„ِู…َู†ْ ุฃَุทَุงุจَ ุงู„ْูƒَู„ุงَู…َ ูˆَุฃَุทْุนَู…َ ุงู„ุทَّุนَุงู…َ ูˆَุฃَุฏَุงู…َ ุงู„ุตِّูŠَุงู…َ ูˆَุตَู„َّู‰ ู„ِู„َّู‡ِ ุจِุงู„ู„َّูŠْู„ِ ูˆَุงู„ู†َّุงุณُ ู†ِูŠَุงู…ٌ
Sesungguhnya di surga terdapat kamar-kamar yang mana bagian luarnya terlihat dari bagian dalam dan bagian dalamnya terlihat dari bagian luarnya.” Lantas seorang arab baduwi berdiri sambil berkata, “Bagi siapakah kamar-kamar itu diperuntukkan wahai Rasululullah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Untuk orang yang berkata benar, yang memberi makan, dan yang senantiasa berpuasa dan shalat pada malam hari di waktu manusia pada tidur.”
(HR. Tirmidzi no. 1984. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

5. Buka Bersama Anak Yatim di Panti
Berbuka bersama anak yatim akan lebih terasa syahdu dan bermakna, karena kita akan lebih merasakan arti dan nikmatnya bersyukur. Kita belajar, bahwa ada banyak orang diluar sana yang lebih kurang beruntung dari kita. Selain itu dengan berbuka bersama anak yatim, artinya kita telah berbagi kebahagiaan bersama mereka

Tradisi yang baik seperti ini harus selalu dijaga, sehingga memupuk kepekaan dan kesalehan sosial dengan tetap menjaga silaturrahmi dan berbagi. Harapannya, tradisi ini tidak hanya ramai di bulan Ramadhan. Namun juga dalam menjalankan puasa-puasa sunnah lainnya. Sesungguhnya silaturahmi menambah umur dan meluaskan rezeki.


Sabtu, 04 Mei 2019

Real vacation #FKMSeru

Akhirnya semua kecawaan atas segala planning yang telah lama dibuat menjadi kenyataan. Setelah berkali-kali gagal dan beberapa purnama terlewati, tepat di tanggal 4 Mei 2019, proker vacation bersama #FKMSeru terwujud juga. #FKMSeru adalah jargon dari BEM KM FKM Unsri masa periode 2017-2018, dimana ini merupakan tempat belajar terakhir di BEM KM FKM setelah hampir kurang lebih 3 tahun. BEM KM FKM adalah keluarga, tempat belajar dan berbagi setelah mendapat title baru sebagai mahasiswi. Aku sungguh bersyukur karena telah menjadi bagian dari sini.

Kegiatan ini ditujukan untuk mempererat tali silaturahmi dan menuntaskan hal yang belum berakhir. Menurutku, kegiatan ini dilaksanakan pada waktu yang tepat. Sebelumnya tim panitia sendiri sempet pesimis kalo bemers yang hadir bakalan sedikit. Karena yang nge-list kehadiran itu dikit banget. Tapi nyatanya, semua diluar ekspektasi. Banyak banget, sampe harus ada bemers yang harus berdiri dan mpit-mpitan di bis yang telah dibooking sebelumnya. Bahkan ada juga rela bawa motor untuk nyiasati semua ini. But, no problem, yang penting kita happy.

Fyi, tim panitia itu dominan anak-anak angkatan 15 yang udah ga ambil mata kuliah (MK) dan lagi fokus ngerjain skripsweet♥. Sedangkan bemers lainnya itu terdiri dari mahasiswa angkatan 16 dan 17 yang lagi banyak-banyaknya jumlah KRS-nya. Jadi kebayangkan banyaknya MK yang bakal diujikan.

Ini musim ujian akhir, guys. Ujian akhir dimulai sejak kamis dan belum berakhir. Tapi mereka masih menyempatkan hadir untuk bertemu dan menuntaskan rindu yang telah lama mengepul. Baper ga sih? Tapi lebih dari semua itu, ini adalah cara anak-anak BEM FKM untuk refreshing dan sedikit melupakan segala kepenatan dan kejenuhan yang ada. Maklumlah ya, mereka sekarang ini lagi perang dengan buku-buku dan materi-materi dosen yang luar biasa banyak. Ditambah dinginnya udara malam yang menusuk karena begadang mempersiapkan ujian dihari sebelumnya (Jum'at). Walaupun sebenarnya perangnya belum berakhir dan masih akan dilanjutkan kembali di hari senin besoknya, tapi tetap perlu recovery dan nyiapin amunisi baru biar belajarnya makin semangat. Apalagi hari senin, kita umat muslim udah ngejalani puasa ramadhan.

Setelah ngaret 2 jam dari jadwal keberangkatan yang udah di tulis di roundown, jam 9 tepat kita langsung cus ke tempat tujuan kita. Ceritanya hari ini kita mau main basah-basahan. Jadi semua bemers udah dibilangin untuk bawak baju ganti. Tujuan kita adalah Jakabaring Sport Center. Jarak antara tempat tujuan kita dari Indralaya membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan tanpa macet. Akhirnya, sampelah kita ditempat tujuan.

Kita piknik di dekat danau. Setelah mencari posisi yang pas dan pastinya adem, kita bentang banner buat duduk, lalu lanjut ke acara pembukaan dan games. Selanjutnya kita bagi tim buat lanjut main air. Ada yang main banana boat, ada juga bola air gitu. Fasilitas air di Jakabaring Sport Center yang terbuka untuk umum ada 3 jenis. Yang pertama itu banana boat dengan tiket masuk sebesar 30K/ orang, bola air dengan tiket sebesar 25K/ orang, dan speedboat dengan harga sewa yang cukup fantastis, yakni sebesar 700K/ jam.
Disiang hari yang cukup terik kita semua main air, untungnya kulit kita ga mutung/terbakar. Disini semuanya keliatan pada bahagia banget. Nandain banget kalo kebanyakan dari kita kurang liburan dan butuh liburan๐Ÿ˜„.

Memasuki waktu zuhur, kami cukupkan kegiatan main air kami. Kami siap-siap untuk berganti baju, sholat dan makan bersama. Bukan kayak kondangan ya, kalo abis makan langsung pulang. Acara kita belum kelar, tetep lanjut. Kita lanjut lagi seru-seruan bareng bemers. Kita bagi tim lagi untuk main tebak gambar. You know games yang satu ini. Di games ini ada doorprize yang lumayan banget untuk anak kost. Voucher uang elektronik gitu. Sayangnya, kelompok masuk dalam tim yang kurang beruntung. Aaah, ya sudah lah.

Sesi terakhir ditutup dengan acara kesan & pesan serta foto bersama. Meskipun sedih, karena bakalan makin sulit buat kumpul dan ngobrol bareng lagi, tapi semoga kenangan hari ini selalu terukir di ingatan kita semua. Thanks to all of you, so I have fond memories to remember. Love you guys♥.



Selasa, 12 Maret 2019

Ayo jaga laut. Itu PENTING!!

Indonesia mempunyai lautan seluas 3.257.483 km. 71 % wilayah Indonesia adalah laut. Indonesia juga menjadi penyuplai 10 % perikanan di dunia karena kekayaan lautnya yang melimpah. Bahkan keindahan bawah laut yang dimiliki negara kita terkenal hingga seluruh penjuru dunia bak surga duniawi. Menurut World Resource Institute, Indonesia memiliki keanekaragaman terumbu karang tertinggi di dunia. Lihat saja Raja Ampat, Gili Trawangan, dan lainnya. yang memiliki pesona dan keindahan masing-masing. Sayangnya, laut kita sudah tercemar. Hanya tersisa 13 % lautan di dunia yang belum tersentuh manusia. Air Laut Indonesia juga sudah 70% tercemar oleh sampah plastik. 
Masih ingat video viral wisatawan mancanegara yang memperlihatkan kondisi perairan di Nusa Penida, Bali yang tercemar dengan sampah-sampah plastik di tahun 2018? Lalu, disusul penemuan bangkai paus Sperma di perairan Pulau Kapota, Wakatobi, Sulawesi Tenggara dengan 5.9 kg sampah plastik dalam perutnya. Inilah gambaran laut kita saat ini. Miris bukan ?

 
Bangkai paus Sperma di perairan Pulau Kapota, Wakatobi
 
Sampah plastik dapat mengakibatkan kematian pada hewan-hewan laut dan mematikan terumbu karang karena menghalangi masuknya sinar matahari, sehingga fotosintesa tidak terjadi. Pemulihan terumbu karang terbilang cukup lama. Dalam kurun waktu tiga tahun, terumbu karang hanya tumbuh sepanjang 3 cm saja.
Seiring waktu, lembaran plastik akan terurai dalam ukuran hingga <5 mm a.k.a mikroplastik. Fakta yang dipaparkan Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2O LIPI) menyebut mikroplastik dalam air laut Indonesia telah mencapai 30-960 partikel per liternya. Mikroplastik tidak hanya membunuh biota laut. Dalam jangka panjang, manusia juga akan terdampak karena mengkonsumsi ikan dan produk laut lainnya. 
 Seorang diver yang menyelam diantara sampah di perairan pantai Manado, Sulawesi Utara

Lantas apa yang bisa kita perbuat?
Pertama, menumbuhkan rasa cinta terhadap laut. Jika perasaan itu sudah tumbuh, tentu kita akan berupaya untuk menjaganya dengan segenap hati. Misal, jika kita punya barang berharga pemberian dari orang terkasih, pasti kita akan berupaya bagaimana biar tidak rusak. Hal yang sama pun berlaku.
Kedua, menjadi generasi yang ramah lingkungan dengan bergabung atau menginisiasi komunitas pencinta laut/lingkungan. Galakkan kegiatan untuk mengurangi jumlah sampah, lakukan penanaman bakau, dan lain-lain.
Ketiga, mainkan social media-mu sebagai media sosialisasi dan promosi dalam menjaga kelestarian laut. Kita bisa mulai dari hal kecil. Dengan mem-posting sesuatu yang berkaitan dengan etika lingkungan, misal membuang sampah, kampanye gerakan pengurangan penggunaan plastik, dan banyak lagi. Aktivitas ini bisa mempengaruhi generasi muda lainnya, lebih powerful dan impactful dari gerakan lainnya, apalagi yang jumlah followers-nya banyak.
Selain itu para pengunjung dan wisatawan harus menuruti instruksi safety diving guna melestarikan terumbu karang. Keindahan terumbu karang sering menimbulkan keinginan pengunjung untuk memegangnya dengan tangan. Padahal, ini tidak diperbolehkan karena dapat meningkatkan potensi kematian terumbu karang.
Selanjutnya saat snorkeling, biasanya penyelam secara sadar atau tidak menabrak karang dengan sepatu katak yang digunakan. Selain menabrak, kebiasaan buruk yang dilakukan pengunjung adalah menginjak karang dengan fin demi foto-foto bagus. Padahal kayuhan kaki yang memakai fin dapat membuat terumbu karang mati.
Ingat ya guys, kewajiban melestarikan alam termasuk laut adalah tanggung jawab KITA SEMUA. Tidak adil rasanya membebankan seluruh tugas melestarikan laut hanya pada satu kelompok saja padahal kita semua turut menikmati dan merasakan manfaatkannya. Tularkan virus kebaikan ini pada keluarga, teman untuk kemudian ditularkan juga pada orang lain.

Sabtu, 12 Januari 2019

Tampil cantik dengan kosmetik yang aman


CANTIK adalah dambaan setiap wanita. Oleh karena itu, setiap dari mereka ingin tampil cantik dan sempurna di hadapan publik. Tapi bagaimana cara setiap wanita mendefinisikan arti cantik itu yang tidak kita tahu. Tidak ada indikator yang jelas yang dapat digunakan sebagai tolak ukur sebuah kecantikan. Apakah itu dilihat dari kondisi fisik, kesehatan, kecerdasan, ataupun perilaku. Sehingga banyak yang mengatakan bahwa kecantikan itu relatif. Untuk mengartikannya, tergantung dari cara pandang dan pikir kita masing-masing orang yang menilainya. Atau dapat kita katakan bersifat subjektif.

Pada tahun 2017, sebuah lembaga riset Stigma Research melakukan riset terhadap 1200 responden untuk menilai dan mendefinisikan arti cantik menurut mereka yang dibagi kedalam 3 kategori, yakni beauty, brain, dan behaviour. Hasilnya, mayoritas responden mengatakan bahwa cantik di definisikan sebagai tampilan fisik. 

Personally, I am not surprised by these results. Predictible.

Don't judge a book by its cover. Kalimat tersebut tidak asing terdengar di telinga kita? Kalimat itu mengisyaratkan kita untuk tidak memandang sesuatu berdasarkan fisiknya.

Tapi, bagaimana yang sebenarnya?

Sebagian besar orang melihat sesuatu itu by its cover, right?  Alamiah sekali bukan? Kayak lagunya RAN, Dari mata turun ke hati bibir. Dan kemudian bibir itu berkomentar atas apa yang dilihat dan dipikirkan. Entah itu positif atau negatif.

Tampilan fisik itu juga penting. Meski ada hal yang lebih penting lagi dari sisi tersebut

Tampilan fisik adalah kesan pertama yang tangkap oleh sepasang bola mata kita yang kemudian masuk dan simpan dalam ingatan di otak. Putih, tinggi, wajah mulus, kulit halus, mata lentik, alis tebal, dan lain sebagainya. Termasuk didalamnya kesehatan dan kebersihan tubuh.

Lalu, barulah diikuti oleh sisi perilaku ketika seseorang mengenalnya, dan terakhir adalah sisi kecerdasan dan prestasi atas apa yang dicapai.

Persepsi seseorang mengenai arti cantik juga tidak lepas dari banyaknya promosi dan iklan produk-produk kosmetik yang beredar luas dalam berbagai media, baik itu media massa ataupun media sosial. Dengan konsep sedemikian rupa produsen mampu menarik konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan dengan berbagai kegunaan yang menjanjikan. Bahkan tidak tanggung-tanggung, produsen menggandeng artis berparas jelita nan rupawan, yang memiliki senyum menawan, dan tubuh yang indah untuk menjual produk tersebut. Sehingga konsumen secara tidak langsung terbuai pada iklan dan akhirnya menggunakan produk tersebut.

Sebelumnya kita harus tahu dulu apa itu kosmetik dan kegunaannya? Sebagian besar dari kita pasti mengira kalau kosmestik terdiri dari bedak, lipstik, atau makeup dan skin care yang sering kita gunakan. Padahal, kosmetik itu sendiri lebih luas dari pada itu.

Menurut Permenkes No. 445 tahun 1998, Kosmestika adalah bahan atau campuran bahan untuk digosokkan, dilekatkan, dituangkan, dipercikkan, atau disemprotkan pada, dimasukkan dalam, dipergunakan pada badan atau bagian badan manusia dengan maksud untuk :
  1. Membersihkan, misalnya sabun, sampo, pasta gigi
  2. Mewangikan, misalnya parfum, eau de cologne, eau de toilette, eau de parfum
  3. Mengubah penampilan, misalnya lipstick, pewarna rambut
  4. Memperbaiki bau badan, misalnya deodorant, antiperspiran
  5. Dan yang terakhir untuk melindungi dan memelihara tubuh dalam kondisi baik seperti pelembab, sunblock, lotion.
Dan perlu diketahui juga bahwa kosmetika tidak diperuntukkan untuk mengobati ataupun menyembuhkan penyakit. Ingat ya!

Next, bermacam-macam jenis make-up dan skin care dapat di peroleh dengan mudah tapi sayangnya belum tentu aman. Sekarang ini banyak sekali di temukan produk-produk kosmetik yang illegal dan berbahaya. Sebagai konsumen kita mesti cerdas dalam memilih produk-produk yang ditawarkan oleh produsen. Jangan mudah terpengaruh dan percaya pada iklan. Semua iklan pasti akan memberikan kesan yang terbaik untuk produknya. Dengan Cek KLIK, belanja produk kosmetik dan kecantikan akan lebih mudah dan aman.


Cek 
K = Kemasan
L = Label
I  = Izin edar berupa notifikasi, ditandai dengan kode N diikuti 1 huruf dan 11 digit angka.  
Bisa juga cek disini atau lihat di aplikasi Cek BPOM yang dapat di download di app sore atau play store.
K = Kadaluarsa

Selain itu pastikan bahwa produk yang akan kamu gunakan halal dan cocok dengan jenis kulitmu. Cara memastikannya cukup mudah. Gunakan terlebih dahulu kosmetik pada area belakang telinga atau dibagian dalam siku, apabila tidak ada reaksi maka produk tersebut aman digunakan. So simple. Dan terakhir jangan lupa di beli di toko/ gerai resmi :).

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kecantikan fisik bukanlah segalanya. Berusaha menjadi cantik itu manusiawi. Tapi berusaha menjadi manusia yang lebih baik itu lebih menarik. By maintaining your inner and spiritual beauty, it will be reflected on your face.

Puasa pertama

 Assalamualaikum... Apa kabar temen2 semuanyaa, semoga selalu sehat dan baik-baik saja dimana pun berada .. Alhamdulillah sebentar lagi, kit...