Meskipun jamur malassezia merupakan flora normal yang ada di kepala setiap orang, ada banyak cara untuk mencegah agar ketombe tidak muncul di kepala kita.
Gimana caranya ?
Rutin keramas
Keramas menggunakan shampoo anti ketombe
minimal 3 kali dalam seminggu. Pilihlah
shampoo anti ketombe yang sesuai cocok dan sesuai dengan gejala. Jangan lupa
menggosok kulit kepala saat keramas. Diamkan shampoo dan busanya meresap ke
kulit kepala selama 5 menit atau sesuai arahan produk, sebelum Anda bilas.
Kemudian, bilas dengan benar dan jangan sampai ada busa shampoo yang tersisa,
karena ini bisa membuat kulit Anda iritasi. Shampoo anti ketombe di
klasifikasikan berdasarkan kandungan obat yang dipakai:
1. Shampoo Zink Pyrithione
Shampoo ini mengandung agen antibakterial
dan antifungal. Shampoo ini dapat mengurangi jamur di kulit kepala yang
menyebabkan dermatitis seboroik dan ketombe.
2. Shampoo berbasis tar
Tar dapat membantu beberapa kondisi ketombe
seperti pada dermatitis seboroik dan psoriasis. Tar memperlambat produksi sel
kulit mati sehingga pengelupasannya juga diperlambat. Namun, shampoo ini dapat
menyebabkan perubahan warna rambut pada orang dengan rambut berwarna terang.
3. Shampoo yang mengandung asam salisilat
Shampoo ini dikenal sebagai lulur kulit
kepala dan membantu mengurangi skuama. Namun, shampoo ini dapat menyebabkan
kulit kepala kering yang juga dapat menyebabkan ketombe.
4. Shampoo yang mengandung selenium sulfit
Shampoo ini memperlambat matinya sel kulit
kepala dan juga mengurangi malassezia. Sama seperti shampoo dengan asam
salisilat, shampoo ini juga dapat menyebabkan diskolorasi di rambut berwarna
terang.
5. Shampoo yang mengandung ketokonazol
Ketokonazol merupakan obat antifungal
berspektrum luas yang merupakan lini terakhir jika shampoo lainnya tidak dapat
menghilangkan ketombe.
Batasi penggunaan produk perawatan
rambut, seperti gel dan hairspray
Membiasakan
berjemur di pagi hari
Bukan
cuma menyehatkan tubuh, kebiasaan berjemur di pagi hari juga dapat mencegah
ketombe. Di kutip dari Healthline, beberapa penelitian mengungkapkan
bahwa paparan sinar UV dapat membantu mengendalikan ketombe rambut. Tapi ingat,
batasi waktu berjemur cukup 10-15 menit setiap pagi supaya paparan sinar UV
pada kulit tidak berlebihan. Sebab bagaimanapun, terlalu lama berjemur dapat
meningkatkan risiko kanker kulit.
Perhatikan makanan yang di konsumsi
Selain menjaga kebersihan rambut dan produk perawatan yang kita pilih, penting juga untuk memperhatikan makanan yang dikonsumsi agar tak mempengaruhi kondisi rambut.
Makanan yang dibatasi untuk dikonsumsi :
1. Makanan Produk Susu Bila Anda ingin menghindarkan ketombe muncul di kulit kepala Anda, coba sementara hindari produk-produk makanan dari susu seperti es krim, keju dan susu murni. Makanan seperti ini mengurangi ketahanan kondisi kulit kepala dan memicu munculnya ketombe.
2. Makanan Tinggi Lemak Kelebihan lemak juga dapat memicu munculnya ketombe. Makanan tinggi lemak dapat merangsang kelenjar sebaceous untuk memproduksi sejumlah sebum. Dengan kadar sebum yang berlebihan, hal ini akan memicu munculnya jamur Malassezia globosa di kulit kepala.
3. Makanan Mengandung Gula Tinggi Makanan dengan kandungan gula yang tinggi mampu memperparah kondisi kulit kepala Anda yang berketombe. Gula menyerap vitamin B yang merupakan komponen kunci dari diet anti ketombe. Asupan gula yang tinggi juga berdampak pada kadar vitamin C dan E dalam tubuh.Hindari konsumsi gula berlebihan dalam seminggu. Ganti cemilan manis anda dengan konsumsi buah-buahan segar.
4. Makanan Pedas Berkeringat secara berlebihan di kulit kepala adalah salah satu penyebab ketombe. Dengan berkeringat, hal ini akan meningkatkan kerentanan lapisan luar sel kulit di kepala. Makanan pedas diketahui menyebabkan keringat karena cenderung menaikkan suhu tubuh.
Makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi :
1. Makanan yang kaya vitamin B seperti telur, keju, pisang, ikan, dll
2. Makanan yang mengandung zink
Zink berfungsi
dalam pertumbuhan rambut dan menjaga kesehatan kulit kepala. Kerang dan daging
merah termasuk salah satu contoh makanan
kaya zink dan baik untuk
kesehatan rambut dan kulit kepala
3. Makanan kaya serat, yakni sayuran hijau dan buah-buahan
3. Makanan kaya serat, yakni sayuran hijau dan buah-buahan
Serat sangat penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan
terutama usus. Usus yang baik akan berfungsi maksimal dalam penyerapan cairan.
Penyerapan cairan ini selanjutnya akan menjaga hidrasi atau status cairan
tubuh, sehingga dapat mencegah terjadinya kulit kepala kering yang berpotensi
menyebabkan ketombe
4. Bawang merah dan bawang putih Bawang merah dan bawang putih mengandung zat allicin. Zat tersebut baik untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, pencegah kanker, dan dapat menurunkan tekanan darah serta memiliki sifat anti jamur yang dapat mengatasi ketombe.
5. Minyak ikan Minyak ikan mengandung omega 3 yang tinggi. Omega 3 dapat membantu kulit, termasuk kulit kepala, lembab secara alami. Sehingga konsumsi minyak ikan dapat membantu mengatasi ketombe.
4. Bawang merah dan bawang putih Bawang merah dan bawang putih mengandung zat allicin. Zat tersebut baik untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, pencegah kanker, dan dapat menurunkan tekanan darah serta memiliki sifat anti jamur yang dapat mengatasi ketombe.
5. Minyak ikan Minyak ikan mengandung omega 3 yang tinggi. Omega 3 dapat membantu kulit, termasuk kulit kepala, lembab secara alami. Sehingga konsumsi minyak ikan dapat membantu mengatasi ketombe.
Minum air putih yang cukup
Kelola stres dengan baik
Stres memang gak berpengaruh
langsung sama ketombe. Tapi stres dapat memperburuk gejala kering dan
gatal-gatal di kulit kepala. Terlalu stres dalam jangka panjang juga
mempengaruhi sistem imun. Imun yang melemah bisa membuat tubuh kurang mampu
melawan infeksi jamur dan kondisi kulit yang berdampak pada ketombe. Cara
mudahnya adalah meditasi, stretching,
tarik napas dalam-dalam, yoga, atau pakai aromatherapy.
Inget ya guys, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Cegah sebelum terjadi!










