Minggu, 12 Mei 2019

Cara Mencegah Terjadinya Ketombe

Meskipun jamur malassezia merupakan flora normal yang ada di kepala setiap orang, ada banyak cara untuk mencegah agar ketombe tidak muncul di kepala kita.


 Gimana caranya ?
Rutin keramas
Keramas menggunakan shampoo anti ketombe minimal  3 kali dalam seminggu. Pilihlah shampoo anti ketombe yang sesuai cocok dan sesuai dengan gejala. Jangan lupa menggosok kulit kepala saat keramas. Diamkan shampoo dan busanya meresap ke kulit kepala selama 5 menit atau sesuai arahan produk, sebelum Anda bilas. Kemudian, bilas dengan benar dan jangan sampai ada busa shampoo yang tersisa, karena ini bisa membuat kulit Anda iritasi. Shampoo anti ketombe di klasifikasikan berdasarkan kandungan obat yang dipakai: 

1. Shampoo Zink Pyrithione

Shampoo ini mengandung agen antibakterial dan antifungal. Shampoo ini dapat mengurangi jamur di kulit kepala yang menyebabkan dermatitis seboroik dan ketombe.

2. Shampoo berbasis tar
Tar dapat membantu beberapa kondisi ketombe seperti pada dermatitis seboroik dan psoriasis. Tar memperlambat produksi sel kulit mati sehingga pengelupasannya juga diperlambat. Namun, shampoo ini dapat menyebabkan perubahan warna rambut pada orang dengan rambut berwarna terang.
 
3. Shampoo yang mengandung asam salisilat
Shampoo ini dikenal sebagai lulur kulit kepala dan membantu mengurangi skuama. Namun, shampoo ini dapat menyebabkan kulit kepala kering yang juga dapat menyebabkan ketombe.

4. Shampoo yang mengandung selenium sulfit
Shampoo ini memperlambat matinya sel kulit kepala dan juga mengurangi malassezia. Sama seperti shampoo dengan asam salisilat, shampoo ini juga dapat menyebabkan diskolorasi di rambut berwarna terang.

5. Shampoo yang mengandung ketokonazol
Ketokonazol merupakan obat antifungal berspektrum luas yang merupakan lini terakhir jika shampoo lainnya tidak dapat menghilangkan ketombe.


Batasi penggunaan produk perawatan rambut, seperti gel dan hairspray
 
Membiasakan berjemur di pagi hari

Bukan cuma menyehatkan tubuh, kebiasaan berjemur di pagi hari juga dapat mencegah ketombe. Di kutip dari Healthline, beberapa penelitian mengungkapkan bahwa paparan sinar UV dapat membantu mengendalikan ketombe rambut. Tapi ingat, batasi waktu berjemur cukup 10-15 menit setiap pagi supaya paparan sinar UV pada kulit tidak berlebihan. Sebab bagaimanapun, terlalu lama berjemur dapat meningkatkan risiko kanker kulit.

Perhatikan makanan yang di konsumsi

Selain menjaga kebersihan rambut dan produk perawatan yang kita pilih, penting juga untuk memperhatikan makanan yang dikonsumsi agar tak mempengaruhi kondisi rambut. 

Makanan yang dibatasi untuk dikonsumsi :
1. Makanan Produk Susu
Bila Anda ingin menghindarkan ketombe muncul di kulit kepala Anda, coba sementara hindari produk-produk makanan dari susu seperti es krim, keju dan susu murni. Makanan seperti ini mengurangi ketahanan kondisi kulit kepala dan memicu munculnya ketombe.
2. Makanan Tinggi Lemak
Kelebihan lemak juga dapat memicu munculnya ketombe. Makanan tinggi lemak dapat merangsang kelenjar sebaceous untuk memproduksi sejumlah sebum. Dengan kadar sebum yang berlebihan, hal ini akan memicu munculnya jamur Malassezia globosa di kulit kepala.
3. Makanan Mengandung Gula Tinggi
Makanan dengan kandungan gula yang tinggi mampu memperparah kondisi kulit kepala Anda yang berketombe. Gula menyerap vitamin B yang merupakan komponen kunci dari diet anti ketombe. Asupan gula yang tinggi juga berdampak pada kadar vitamin C dan E dalam tubuh.Hindari konsumsi gula berlebihan dalam seminggu. Ganti cemilan manis anda dengan konsumsi buah-buahan segar.
4. Makanan Pedas
Berkeringat secara berlebihan di kulit kepala adalah salah satu penyebab ketombe. Dengan berkeringat, hal ini akan meningkatkan kerentanan lapisan luar sel kulit di kepala. Makanan pedas diketahui menyebabkan keringat karena cenderung menaikkan suhu tubuh.


Makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi :
 1. Makanan yang kaya vitamin B seperti telur, keju, pisang, ikan, dll
 2. Makanan yang mengandung zink
Zink berfungsi dalam pertumbuhan rambut dan menjaga kesehatan kulit kepala. Kerang dan daging merah termasuk salah satu contoh makanan  kaya  zink dan baik untuk kesehatan rambut dan kulit kepala
 3. Makanan kaya serat, yakni sayuran hijau dan buah-buahan
Serat sangat penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan terutama usus. Usus yang baik akan berfungsi maksimal dalam penyerapan cairan. Penyerapan cairan ini selanjutnya akan menjaga hidrasi atau status cairan tubuh, sehingga dapat mencegah terjadinya kulit kepala kering yang berpotensi menyebabkan ketombe
4. Bawang merah dan bawang putih Bawang merah dan bawang putih mengandung zat allicin. Zat tersebut baik untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, pencegah kanker, dan dapat menurunkan tekanan darah serta memiliki sifat anti jamur yang dapat mengatasi ketombe.
5. Minyak ikan Minyak ikan mengandung omega 3 yang tinggi. Omega 3 dapat membantu kulit, termasuk kulit kepala, lembab secara alami. Sehingga konsumsi minyak ikan dapat membantu mengatasi ketombe.

Minum air putih yang cukup

Kelola stres dengan baik
Stres memang gak berpengaruh langsung sama ketombe. Tapi stres dapat memperburuk gejala kering dan gatal-gatal di kulit kepala. Terlalu stres dalam jangka panjang juga mempengaruhi sistem imun. Imun yang melemah bisa membuat tubuh kurang mampu melawan infeksi jamur dan kondisi kulit yang berdampak pada ketombe. Cara mudahnya adalah meditasi, stretching, tarik napas dalam-dalam, yoga, atau pakai aromatherapy.

Inget ya guys, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Cegah sebelum terjadi! 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar dengan santun :)

Puasa pertama

 Assalamualaikum... Apa kabar temen2 semuanyaa, semoga selalu sehat dan baik-baik saja dimana pun berada .. Alhamdulillah sebentar lagi, kit...